JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sofyan Basir, mengakui, ada dampak dari kondisi krisis ekonomi di Eropa dan Amerika Serikat, meski tidak signifikan.
"Tidak mungkin kalau tidak berdampak. tetapi pasar kita kan jelas. Dampak ini tidak akan mengurangi langkah kita," kata Sofyan dalam jumpa pers selepas Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa BRI di Jakarta, Rabu (28/9/2011).
Menurut Sofyan, ekspor memang akan berkurang, namun jumlahnya tidak signifikan. " Kami akan berhati-hati menghadapi ini, terutama dalam pengucuran kredit valuta asing," ujar Sofyan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang