Nih, Jagonya Amankan Bahaya Listrik!

Kompas.com - 29/09/2011, 13:15 WIB

KOMPAS.com - Bentuknya menyerupai Mini Circuit Breaker (MCB), tapi fungsinya berbeda. Alat ini dibuat untuk menghindarkan musibah kebakaran dan sengatan listrik yang mengancam keselamatan penghuni rumah.

MCB biasanya dijadikan satu-satunya pengaman listrik di rumah. Sebenarnya, MCB hanya berfungsi sebagai pengaman arus berlebih dan korsleting (hubungan pendek).

Seperti diketahui, korsleting hanya sebagian kecil dari penyebab kebakaran. Untuk pengaman bahaya kebakaran, sistem jaringan listrik membutuhkan Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB). Alat yang sering disebut dengan GPAS (Gawai Proteksi Arus Sisa) ini berfungsi sebagai pemutus arus saat jaringan instalasi listrik dalam rumah mengalami kebocoran arus.

Kebocoran arus ini sering menjadi penyebab utama kebakaran. Mekanisme ELCB menyerupai MCB, hanya saja sensitivitasnya berbeda. ELCB akan mendeteksi kebocoran arus hingga 300mA (miliAmpere) dan memutuskan arus secara langsung.

Alat pemutus arus ini juga mampu mencegah tubuh manusia tersengat listrik berlebih. Jenis ELCB yang ini mempunyai tingkat sensitivitas berbeda, yaitu 30mA. Jadi, ketika orang tersengat listrik, arus listrik akan diputus.

Orang yang tersengat pun hanya mengalami gangguan pernapasan. Gangguan jantung atau meninggal dunia seperti kasus lain dapat dihindari.

ELCB 30mA cocok ditempatkan pada jaringan kamar mandi, dapur, kolam renang, dan jaringan listrik lain yang berhubungan dengan air, serta dapat ditempatkan pada jaringan dan sambungan yang mudah dijangkau oleh anak kecil. (Mikael Fredi Indra) 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau