Cantiknya Taman Sanseviera Mini

Kompas.com - 29/09/2011, 14:04 WIB

KOMPAS.com - Mewujudkan taman yang indah mungkin impian setiap orang. Namun, bagaimana bila lahan yang tersisa untuk taman di rumah Anda terbatas?

Banyak langkah dapat dilakukan untuk menghadirkan hijaunya taman di lahan terbatas. Ini bisa dilakukan dengan menanam tanaman di dalam pot atau menaman beragam tanaman di dalam satu wadah atau yang juga dikenal dengan sebutan grouping plant.

Keunggulan taman dalam wadah seperti ini adalah mudah dipindah-pindahkan. Bila bosan meletakkannya di teras, Anda bisa memindahkannya ke dalam rumah.

Menurut Ir. Sentot Pramono (konsultan lansekap Deesent Gallery&Art Bonsai), untuk membuat taman dalam wadah, sebaiknya pilihlah tanaman yang mudah dipelihara, misalnya tanaman keluarga sukulen. Sanseviera atau lebih dikenal dengan nama lidah mertua adalah salah satu keluarga sukulen yang cukup cantik untuk menghiasi taman mungil Anda. Taman ini bisa Anda beri nama taman sanseviera mini.

Untuk membuatnya, langkah pertama adalah memilih jenis sanseviera yang ukurannya kerdil. Setidaknya, ada lebih dari 60 spesies sanseviera. Karena lahan dalam wadah terbilang sempit, maka pilihlah sanseviera dengan ukuran kecil atau kerdil. Secara umum, ada jenis sanseviera yang daunnya tumbuh memanjang ke atas dan ada juga yang daunnya pendek dan membulat.

Ada 3 varian sanseviera yang daunnya pendek, yaitu sansevieria trifasciata atau "Golden Hahnii", sansevieria trifasciata atau "Silver Hahnii", dan sansevieria trifasciata hahnii. Ketiga jenis ini bisa diaplikasikan di dalam taman mini.

Menurut kaidah pembuatan taman mini, komposisi tanaman yang ada harus seimbang. Artinya, tinggi rendah dan warna tanaman harus diperhatikan. Untuk taman sanseviera mini ini, Anda bisa menggunakan jenis sansevieria trifasciata yang daunnya memanjang ke atas seperti sansevieria “Bantels Sensation” atau sansevieria trifasciata Laurentii.

Kesan Alami

Menata taman mini hampir mirip dengan mengatur taman pada umumnya. Selain mengatur tanamannya, kita juga perlu mengatur penggunaan pasir dan batu sebagai elemen pemanis agar taman tampak lebih cantik.

Pasir yang digunakan pada taman sansiviera mini seperti tampak pada gambar adalah jenis pasir malang dan pasir flores. Elemen ini berfungsi untuk memberikan kesan alami walaupun taman diletakkan di dalam wadah.

Selain penggunaan elemen pasir dan batu, wadah untuk taman dibentuk seperti batu alam yang terbuat dari campuran semen dan pasir. Namun, apabila Anda tidak punya waktu untuk membuatnya, taman sanseviera mini ini bisa dibeli dalam bentuk jadi, dengan harga mulai Rp 250 ribuan-Rp 300.

Memang, meskipun harga tanaman sanseviera per polybag terbilang murah, bila sudah ditata dalam bentuk taman jadi seperti ini akan menjadi mahal. Ini karena taman dibuat dengan memperhatikan segi estetika taman.

Nah, bila Anda ingin menyalurkan hobi bertanam tapi lahan sempit, Anda bisa mencoba membuat taman sanseviera mini.

(alf/foto: tnr/Lokas: Deesent Gallery & Art Bonsai)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau