Pesawat jatuh

PT NBA Siapkan Helikopter untuk Evakuasi

Kompas.com - 30/09/2011, 07:47 WIB

MEDAN, KOMPAS.com — PT Nusantara Buana Air (NBA) menyiapkan helikopter untuk mengevakuasi korban pesawat CASA 212 yang jatuh di hutan Taman Nasional Gunung Leuser, Bahorok, Langkat, Sumatera Utara. Semalam, helikopter itu telah mendarat di Sidikalang bersama Pasukan Khas Pangkalan Udara Polonia TNI AU.

"Besok (Jumat pagi ini), akan segera terbang ke Medan dilanjut ke lokasi," kata James Massie mewakili manajemen PT NBA di Bahorok, Kamis (29/9/2011) malam. Dia datang bersama rekan-rekannya untuk berkoordinasi langsung dengan tim evakuasi lain.

James menjelaskan, bagi korban yang luka akan segera diangkut ke rumah sakit di Medan. Seandainya ada korban yang meninggal akan dibawa di Bahorok. Begitu juga dengan korban yang sehat.

Dia menambahkan, pihaknya menyediakan biaya asuransi bagi setiap korban pesawat jatuh. Namun, dia belum berani menyatakan jika semua biaya pengobatan korban juga ditanggung PT NBA.

Pesawat CASA 212 diduga jatuh di Bahorok. Pesawat yang dipiloti Kapten Famal ini membawa 14 pesawat dan 4 awak. Pesawat yang terbang dari Medan menuju Kutacane itu hilang kontak pukul 07.48.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau