65 tahun pos indonesia

Kotak Pos di Bawah Laut Pantai Amed

Kompas.com - 30/09/2011, 15:55 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com — Minggu (2/10/2011), Indonesia resmi miliki kotak pos bawah laut di Pantai Amed, Kabupaten Karangasem, Bali. Ini menjadi kotak pos pertama di Indonesia, dan kedua di dunia setelah perairan Australia.

Ongkos kirim cuma Rp 10.000. Alamat ke mana saja bakal dikirim, walau ke luar negeri sekalipun. Prosesnya dilengkapi dengan cap khusus dan amplop khusus anti-air. Adapun kotak pos ini bernilai investasi Rp 25 juta.

Bentuknya seperti gapura ala Pulau Dewata berwarna putih. Kotak itu bakal ditempatkan di kedalaman sekitar 10 meter. Dengan demikian, hanya si pengirim pos yang bisa menyelam yang akan mengirim karena pengirim harus memasukkan sendiri surat ke kotaknya.

Nah, siapa pak pos yang mengambil? "Kami bekerja sama dengan para penyelam yang ada di Amed. Mereka yang akan mengambil dari dasar laut," ucap Direktur Utama Pos Indonesia I Ketut Mardjana pada jumpa pers di Kantor Pos Besar Denpasar.

Lalu mengapa memilih Amed dengan lokasi pantai sekitar 200 kilometer dari Kota Denpasar? Menurut I Ketut Mardjana, ini agar pariwisata Bali tidak hanya di Kuta.

Jangan salah, Amed sudah dkenal sebagai pantai yang memiliki alam bawah laut nan indah. "Jadi, Amed sudah go international, lho!" kata direktur yang asli Batur, Bali, ini. Menurutnya tidak mungkin meletakkan kotak pos ini di Jakarta. Ia mengatakan, air pantai dan dasar lautnya sudah keruh. "Siapa mau nyelam?" lanjutnya.

Peresmian secara simbolik dilakuan setelah acara sepeda gembira 15.000 orang di Bangli yang berhadiah antara lain rumah dan mobil, Minggu. Penandatanganan dilakukan bersama antara Direktur Utama Pos Indonesia serta Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring.

"Wah itu seru. Saya harus bisa ke Amed," kata GN Surya Hadinata, Ketua Filateli Indonesia di Bali. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau