Galaxy Tab 8.9, Tablet Feminin buat Perempuan Profesional

Kompas.com - 01/10/2011, 20:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Samsung Electronics lagi-lagi bikin kejutan. Produsen ponsel yang merajai kelas tablet di Indonesia ini merilis tablet terbarunya, Galaxy Tab 8.9. Kali ini tablet berlayar 8,9 inci ini lebih menyasar segmen perempuan yang aktif, dengan mobilitas tinggi.

Seri Tab terkini dari Samsung ini dilengkapi Sistem Operasi Google Android Honeycomb 3.1 dan prosesor 1 GHz Tegra 2 Dual Core. Bukan hanya teknologi yang terus dikembangkan Samsung dalam merilis perangkat canggih terbarunya. Ukuran dan warna juga menjadi perhatian.

Samsung Galaxy Tab 8.9 dirancang dengan postur ramping yang ringan. Beratnya hanya 453 gram, dengan ketebalan 8,6 mm. Bagian casing belakangya berwarna putih sehingga terlihat lebih feminin.

"Galaxy Tab 8.9 ini lebih menyasar wanita karier, profesional muda yang aktif dan mobile, usia di atas 30. Ukurannya yang kecil dan praktis bisa dimasukkan ke dalam tas wanita, bahkan masih gaya jika dibawa dengan tangan," jelas Eka Anwar, Head of Marketing Communication Samsung Electronics Indonesia di sela peluncuran dan pameran Samsung Galaxy Tab 8.9 di Plaza Senayan, Jakarta, Sabtu (1/10/2011).

Tablet canggih terbaru dari Samsung ini dibanderol Rp 5,499 juta Namun khusus di hari peluncurannya, tablet ini dihargai hanya Rp 4,999 juta untuk 500 pembeli pertama yang datang langsung ke area pameran di Atrium Plaza Senayan.

Soal fitur unggulan, Adinda Nesvia, Product Marketing Samsung Mobile , Samsung Electronics Indonesia menyebutkan kelebihan Galaxy Tab 8.9. Di antaranya, format video full HD termasuk playback dan recording, kamera HD Recording, kamera utama 3 Mega Pixel dan kamera depan 2 Mega Pixel.

Dinda menambahkan, Samsung juga membenamkan dua fitur andalannya pada Galaxy Tab 8.9 ini. Yakni Life Panel yang memudahkan pengguna untuk memodifikasi layar sesuka hati, serta fitur Adobe Flash Player yang membuat aktivitas browsing lebih menyenangkan. Didukung dengan OS Honeycomb, Galaxy Tab 8.9 lebih multitasking.

"Dengan format full HD, resolusi lebih tajam sehingga pengguna lebih nyaman saat menonton film atau video Youtube. Fitur Social Hub juga menambah satu lagi kemudahan bagi pengguna untuk berjejaring," tambahnya.

Dalam peluncuran tablet terbarunya, Eka tak bersedia menyebutkan target penjualan Samsung Galaxy Tab 8.9 hingga akhir 2011 ini. "Targetnya menjadi nomor satu, menjual sebanyak-banyaknya dan memenuhi kebutuhan konsumen," katanya singkat.

Eka menerangkan, Samsung masih bertahan di urutan pertama untuk kelas tablet di Indonesia, sejak meluncurkan seri pertamanya pada 2010 lalu. "Pertumbuhan tablet 400 persen dari tahun lalu," lanjutnya.

Kebutuhan konsumen yang terus berkembang ini direspons oleh Samsung dengan menghadirkan seri tablet terbarunya, menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan tablet dalam ukuran lebih kecil dan praktis.

"Tahun lalu, Galaxy Tab 10.1 dibilang terlalu besar. Galaxy Tab 8.9 ini kini lebih kecil, ringan, tipis, untuk menjawab kebutuhan itu," tandas Eka.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau