Citra Mewah di Gerai Baru Es Krim Haagen-Dazs

Kompas.com - 01/10/2011, 23:09 WIB

KOMPAS.com - Merek es krim super premium asal Amerika Serikat, Haagen-Dazs meresmikan gerai ke-27 di Indonesia, gerai Gandaria City. Gerai dengan konsep cafe ini menambah satu lagi tempat favorit perempuan untuk menikmati es krim yang diimpor langsung dari Perancis ini.

Anda tak hanya bisa menikmati es krim di gerai Haagen-Dazs dengan konsep cafe di Gandaria City ini. Gerai yang sebenarnya sudah beroperasi sejak Mei 2011 juga menyediakan kopi Italia, teh, aneka kue dan berbagai sajian menggoda selera lainnya.

Sambil menghibur diri dan melepas lelah seusai bekerja, di cafe ini Anda bisa menyantap es krim berkualitas yang tak mudah mencair hingga sendokan terakhir. Ragam varian es krim, dan lebih dari 20 pilihan menu tersedia di cafe ini. Anda juga bisa merasakan sendiri atmosfir cafe premium, dengan brand image internasional terbaru Haagen-Dazs.

Brand image baru Haagen-Dazs ini menonjolkan kesan mewah, elegan, mewakili produk premium yang tersedia di 54 negara dengan lebih dari 652 gerai di seluruh dunia.

"Es krim Haagen-Dazs yang Anda nikmati di Indonesia, sama persis kualitas dan rasanya dengan es krim Haagen-Dazs di seluruh dunia. Es krim di Indonesia diimpor langsung dari pabrik di Perancis. Pabrik di Perancis inilah yang mendistribusikan es krim Haagen-Dazs ke seluruh dunia, kecuali Amerika Serikat dan Jepang," jelas Santalee, General Manager PT Rahayu Arumdhani International, franchisee tunggal dan distributor es krim Haagen-Dazs di Indonesia, saat peluncuran brand image terbaru dan grand opening gerai ke-27 di Gandaria City, Jakarta, Sabtu (1/10/2011).

Santalee menambahkan, brand image terbaru ini kali pertama diluncurkan di Singapura dan menyusul negara-negara Asia lainnya, termasuk Indonesia. Citra baru Haagen-Dazs ini seragam, bisa ditemukan di semua gerai di seluruh dunia.

Makan di tempat atau bawa pulang?

Gerai Haagen-Dazs di Gandaria City terbagi menjadi tiga area. Anda bisa membeli es krim favorit untuk dinikmati di rumah di area khusus untuk pembelian retail. Namun, jika ingin bersantai bersama rekan kerja, sahabat, juga kerabat, Anda bisa menikmati suasana cafe, baik di dalam mau pun luar ruang di Gandaria City.

"Kapasitas cafe di Haagen-Dazs Gandaria City ini bisa menampung 20-30 orang," kata Santalee, menambahkan luas total area sekitar 66 meterpersegi.

Gerai dengan konsep cafe ini bukan satu-satunya di Jakarta. Dari 32 gerai Haagen-Dazs di Indonesia, 60 persennya dirancang dengan konsep cafe. Gerai di Plaza Senayan merupakan tempat favorit untuk menikmati es krim impor ini.

Anda juga bisa menikmati es krim ini di beberapa kota lainnya, seperti Bandung, Medan, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, dan Balikpapan. Namun tak semua kota menerapkan konsep cafe. Beberapa di antaranya menyediakan es krim dalam gerai ritel, atau bisa didapatkan di sejumlah supermarket.

Favorit perempuan

Menurut Santalee, pengunjung gerai es krim Haagen-Dazs kebanyakan adalah perempuan. Hasil survei global Haagen-Dazs juga menunjukkan, kebanyakan penikmat es krim tanpa pengawet ini adalah kaum hawa. Mereka adalah perempuan berkarier, usia 25-45 tahun, berpenghasilan dan memilih es krim sebagai salah satu cara untuk menikmati hidup.

Di gerai ini, Anda bisa menikmati es krim yang dibanderol mulai Rp 32.000 hingga Rp 228.000. Selalu ada kreasi menu baru setiap bulan di gerai Haagen-Dazs untuk memanjakan penggemar setia nya. Anda juga bisa mendapatkan harga khusus dengan menjadi anggota.

"Saat ini ada 35.000 anggota aktif di seluruh Indonesia. Sistem keanggotaan ini sudah berjalan selama 2,5 tahun. Nilai tambahnya, anggota bisa mendapatkan diskon 25 persen untuk setiap pembelian produk di seluruh gerai di Indonesia. Ada juga kuis berhadiah gadget untuk anggota," kata Oki Marvel, Marketing Manager Haagen-Dazs.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau