Jelang gp jepang

Rossi Puas Tapi Tak Bisa Rayakan Hasil Kualifikasi

Kompas.com - 01/10/2011, 23:23 WIB

MOTEGI, Kompas.com - Valentino Rossi merasa puas dengan pencapaiannya pada kualifikasi GP Jepang, Sabtu (1/10/11), di Sirkuit Motegi. Meskipun "The Doctor" tak mesti melakukan selebrasi, tetapi juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut senang dengan hasil pengesetan Ducati GP11.1 tunggangannya, sehingga bisa start dari posisi tujuh pada balapan hari Minggu (2/10/11).

Di Jepang, Rossi tetap menggunakan motor yang dipakai dua pekan lalu di Motorland Aragon, Spanyol, di mana dia sudah menggunakan aluminium baru di sektor depan pada rangka GP11.1. Dalam kesempatan kedua ini, timnya fokus ke distribusi berat, dan hasilnya ada kemajuan, meskipun Rossi masih tertinggal 1,2 detik dari pebalap Honda peraih pole position, Casey Stoner.

"Kami cukup puas, meskipun kami tidak bisa merayakan hasil kualifikasi di mana kami berada di urutan tujuh. Tetapi saya bisa mengendarai motor dengan sedikit lebih baik," ujar Rossi, yang berharap kemenangan Ducati pada musim lalu (yang dipersembahkan Stoner) di Motegi, bisa memberikan efek pada lomba akhir pekan ini.

"Kami kembali memperbaiki pengaturan pada pagi ini, dan saya lebih cepat pada sore hari. Kami sudah mengubah distribusi berat untuk Motegi, dan sekarang saya bisa mengendarai motor dengan lebih alami, meskipun belum seperti yang kuinginkan.

"Tujuan kami adalah mencatat waktu lap 1 menit 46,5, dan kami bisa melakukannya. Jadi, saya bisa mengatakan kerja kami bagus. Juga, kecepatan kami dengan ban keras tidak terlalu buruk. Kami tidak jauh dari Spies (posisi 5) dan Simoncelli (ke-6). Kami berharap bisa melakukan start yang bagus, dan kemudian kami akan melihat. Semoga tidak hujan, karena saya menyukai balapan kering."

Sementara itu rekan setim Rossi, Nicky Hayden, yang tetap menggunakan GP11.1 versi terdahulu (tetap dengan sasis fiber karbon), harus puas di urutan 10. Juara dunia 2006 ini lebih lambat 0,296 detik dari Rossi.

Padahal, pada dua kali latihan hari pertama, Jumat (30/9/11), Hayden selalu berada di depan Rossi. Bahkan, mantan pebalap Repsol Honda ini mampu meruntuhkan dominasi Honda, ketika berada di peringkat tiga pada latihan bebas 1.

Rupanya, persoalan grip masih menghantui Hayden, karena dengan kondisi trek yang lebih dingin, motornya kerap tidak stabil karena terpelintir. Pebalap dengan julukan "Kentucky Kid" ini hanya bisa berharap, saat balapan dia bisa melakukan start yang bagus, sehingga bisa meraih hasil yang lebih baik.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau