Motegi, Sabtu
Stoner mencatat waktu 1 menit 45,267 detik atau 0,9 detik lebih cepat dari catatan waktunya di latihan bebas ketiga. Dengan start di posisi terdepan, Stoner berpeluang besar memenangi seri ini dan semakin dekat dengan gelar juara dunia.
”Semuanya berlangsung sangat sempurna, akhir pekan ini. Aku menjadi yang tercepat sejak latihan bebas kecuali di latihan bebas kedua,” kata Stoner.
Namun, dominasi para pebalap tim Honda sejak latihan bebas pertama sampai ketiga berhasil ditembus oleh Jorge Lorenzo dari tim Yamaha. Lorenzo merebut posisi start kedua setelah catatan waktunya hanya terpaut 0,256 detik dari Stoner.
Posisi start ketiga dan keempat ditempati oleh rekan setim Stoner, Andrea Dovizioso dan Dani Pedrosa. Rekan setim Lorenzo, Ben Spies, merebut posisi start kelima setelah catatan waktunya lebih baik dibanding pebalap tim San Carlo Honda Gresini, Marco Simoncelli, yang menempati posisi start keenam.
Mantan juara dunia tujuh kali, Valentino Rossi, tampil prima dan merebut posisi start ketujuh. Alvaro Bautista, Hector Barbera, dan Nicky Hayden menempati posisi start kedelapan sampai kesepuluh.
Di Obihiro, Jepang, pereli Indonesia, Rifat Sungkar, menempati urutan keempat di Asia Pacific Rally Championship (APRC) seri Jepang. Reli ini diikuti oleh 37 pereli APRC dan 38 peserta Japan Rally Championship.
Pada hari kedua reli, Sabtu, Rifat dan 74 peserta reli lainnya menempuh 11 etape khusus sejauh 486,6 kilometer di daerah pegunungan Ashoro, New Kunneywa, dan Rikubetsu. Secara keseluruhan, pereli tuan rumah, Toshihiro Arai, mencatat waktu tercepat dengan waktu 1 jam 26 menit.
Untuk kategori APRC, urutan pertama ditempati oleh Katsuhiko Taguchi dari Jepang dengan catatan waktu 1 jam 27 menit 34 detik. Posisi kedua dan ketiga ditempati Gurav Gill dari India dan Alister McRae dari Inggris.
Rifat Sungkar dan navigator Scot Beckwith dari tim Pertamina Cusco Racing di urutan keempat dengan waktu 1 jam 30 menit 40 detik.
”Lintasan di Obihiro merupakan track tercepat dari seluruh lintasan APRC. Jalannya sangat sempit, tetapi mobil dapat dipacu sampai 215 kilometer per jam. Saya akan berjuang keras untuk merebut podium pada Minggu (2/10) karena selisih waktu kami dengan Taguchi hanya tiga menit,” kata Rifat.