Pesawat jatuh

18 Jenazah Korban Sudah Dikeluarkan dari Pesawat

Kompas.com - 02/10/2011, 12:16 WIB

LANGKAT, KOMPAS.com - Proses evakuasi terhadap 18 jenazah korban jatuhnya pesawat Casa 212 milik Nusantara Buana Air, di Kecamatan Bahorok, Langkat, Sumatera Utara, telah berhasil dilakukan pada hari ini, Minggu (2/10/2011). Namun, seluruh jenazah masih berada di lokasi jatuhnya pesawat. Tim evakuasi berhasil mengeluarkan seluruh jenazah dari dalam pesawat. Seperti dilaporkan, seluruh penumpang dan awak pesawat tewas masih dalam keadaan duduk di kursinya masing-masing.

"Tim penyelamat sudah mengeluarkan mereka dari pesawat dan berhasil memasukkan seluruhnya ke dalam kantong mayat," kata Direktur Opersasi Basarnas Marsekal Muda Sunarbowo, Minggu (2/10/2011).

Menurutnya saat ini tim penyelamat hanya tinggal mempersiapkan helipad untuk pendaratan helikopter. "Jarak helipad sekitar 500 meter dari lokasi jatunhnya pesawat," ujarnya.

Diperkirakan, dalam waktu satu jam lagi helipad sudah selesai dan dapat digunakan untuk pendaratan helikopter guna mengangkut jenazah. Selanjutnya, melalui jalur darat, jenazah akan dibawa ke RS Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.

Pesawat Casa 212 miliki Nusantara Buana Air rute Medan-Kutacane jatuh di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser pada Kamis (29/9/2011) lalu, sekitar pukul 08.00. Lokasi jatuhnya pesawat sulit dijangkau sehingga Tim SAR dan TNI AU baru mampu menjangkau lokasi pada hari ketiga pasca kejadian. Akibat peristiwa ini, 14 orang penumpang dan 4 orang kru pesawat tewas. Diduga, akibat benturan keras saat pesawat jatuh.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau