KUPANG, KOMPAS.com — Sebanyak 540 gedung sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT) direhabilitasi tahun ini. Pelaksanaan kegiatan di provinsi ini ditandai dengan peletakan batu pertama secara serempak di dua lokasi, yakni di SD Negeri Asam Tiga, Kabupaten Kupang, dan di SMP Negeri 6, Kota Kupang.
Peletakan batu pertama di Kota Kupang dilakukan oleh Wali Kota Kupang Daniel Adoe, sementara di SD Negeri Asam Tiga dilakukan Bupati Kupang Ayub Titu Eki, dan disaksikan Direktur Pembinaan SD Kemediknas Ibrahim Bafadal.
Menurut Ibrahim, pengerjaan rehabilitasi bangunan sekolah itu dilakukan secara swakelola bekerja sama dengan TNI AD setempat. "Keseluruhan pengerjaannya harus rampung tahun ini, yang berarti selama tiga bulan dari hari ini," jelasnya.
SD Negeri Asam Tiga di Naibonat, Kabupaten Kupang, hingga kini masih dengan bangunan darurat. Kondisi bangunan yang sudah reyot, beratap daun, berlantai tanah, dan berdinding bebak atau rangkaian pelepah gewang (sebangsa palem).
Kursi-meja sekolah dirangkai seadanya dan ditancapkan ke dalam tanah. Dalam kunjungan ke Kupang sekitar empat bulan lalu, Mendiknas M Nuh berkesempatan mengunjungi sekolah reyot tersebut. Dalam percakapan jarak jauh, Nuh meminta Ayub Titu Eki agar tetap membiarkan banggunan reyot SD Negeri Asam Tiga sebagai museum pendidikan NTT.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang