MAROS, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Suswono mengimbau pemerintah daerah, untuk sigap membeli jagung petani pada masa panen raya. Hal ini disebabkan petani kerap kesulitan menjual hasil panen, di tengah stok yang berlimpah dan harga jatuh.
Suswono hadir dalam acara Open House 2011 Balai Penelitian Tanaman Serealia bertema Inovasi Teknologi Mendukung Swasembada Jagung dan Diversifikasi Pangan di Maros, Sulawesi Selatan, Senin (3/10/2011). Dia juga sempat bertemu dengan para petani jagung.
Para petani mengeluhkan beberapa hal kepada Suswono, seperti rendahnya harga jagung di musim panen raya, sulitnya menjual jagung, juga ketidaktahuan mereka untuk meminjam modal ke bank. Harga jagung di Sulsel dan Sulawesi Tengah saat ini berkisar Rp 1.000 Rp 2.500 per kilogram.
"Pemerintah daerah belilah jagung petani, toh tidak akan rugi. Di Sulsel saja saat ini ada resi gudang, seharusnya itu bisa dimanfaatkan untuk kepentingan petani," ujar Suswono.
Suswono juga mendorong petani yang kesulitan modal untuk memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pemerintah sudah menyiapkan dana Rp 20 triliun. "Kalau petani meminjam sampai Rp 20 juta tidak perlu ada agunan," katanya.
Uang yang dibutuhkan petani sejak masa tanam hingga panen setidaknya Rp 15 juta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang