Ladang migas

Pertamina Ajak Jatim Kelola West Madura Offshore

Kompas.com - 05/10/2011, 20:14 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - PT Pertamina mengajak Provinsi Jawa Timur mengelola blok West Madura Offshore (WMO). Dengan demikian hasil dari pengelolaan ladang minyak dan gas itu bisa bermanfaat langsung

Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Mochammad Harun di Surabaya, Rabu (5/10/2011) mengatakan, untuk bisa ikut dalam pengelolaan WMO, Pemprov Jatim harus memiliki BUMD. Pendanaan BUMD itu dari pemprov bukan bukan uang investor.

Caranya kata Harun bisa dengan mengumpulkan dari tiap kabupaten/kota atau metode lain, sehingga manfaat dari hasil pengelolaan bisa dinikmati sepenuhnya oleh rakyat Jatim.

Apalagi pemberian kesempatan untuk Pemprov Jatim ikut dalam pengolahan WMO bukan sebuah kewajiban bagi Pertamina. Alasannya WMO bukan eksplorasi blok baru namun blok eksisting sejak beberapa tahun silam. Padahal berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 34 pasal 37 tahun 2005 , pemberian kewajiban maksimal 10 persen berlaku untuk pengeboran blok baru.

Direktur Hulu Pertamina Muhammad Husen mengatakan produksi PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) bakal mencapai 30.000 barel per hari sebelum 2012. Kalau bisa sebelum akhir 2012, target produksi bisa mencapai 30.000 barel per hari, karena kebutuhan mendesak.

Pertamina akan mengerahkan tenaga dan ide untuk melakukan percepatan pencapaian produksi 30.000 barel per hari sebelum akhir 2012, katanya.

Pr oduksi minyak di Indonesia terus mengalami penurunan rata-rata 16 persen, maka keberhasilan PT PHE WMO meningkatkan produksi minyak dari 13.000 barel per hari menjadi 20.000 barel per hari dan produksi gas dari 155 juta standard cubic ke 165 million standa rd cubic feet per hari pada akhir 2011 menjadi solusi terbaik dalam mengatasi persoalan tersebut.

Apalagi Pertamina memiliki kewajiban m emproduksi tambahan 350.000 barel minyak per hari pada tahun 2015. Untuk itu, produksi PHE WMO harus dipercepat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau