80 Persen Situ di Jakarta Tidak Dalam Kondisi Baik

Kompas.com - 05/10/2011, 22:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat Jakarta kerap mengeluh mengenai banjir yang sering menimpa Jakarta. Namun, sadarkah masyarakat Jakarta akan pentingnya menjaga lingkungan dan memahami daerah resapan air?

Salah satu daerah resapan air di Jakarta berupa situ yang saat ini sekitar 80 persen kondisinya tidak baik. "Jakarta memiliki sekitar 26 situ. Tapi hanya lima situ yang masih dalam keadaan baik," kata Kepala Bidang Pengelola Sumber Daya Alam Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Fakhrurrazi, di Jakarta, Rabu (5/10/2011).

Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, lima situ yang masih dalam kondisi baik yakni Situ Babakan, Situ Mangga Bolong, Situ Rawa Dongkal, Situ Kelapa Dua Wetan, dan Situ Cilangkap. Adapun beberapa situ seperti Situ Rawa Badung dan Sunter Hulu yang kurang terawat, dan dipenuhi sampah.

"Ada juga beberapa situ yang belum sempurna dari segi luasnya," imbuh Fakhrurrazi. Salah satunya adalah Situ Rawa Badung, yang memiliki luas lima hektar, kini berkurang sekitar 30 persen.

Kemudian Situ Sunter Hulu yang memiliki luas 11 hektar tapi baru dibebaskan sekitar delapan hektar dan baru enam hektar yang digali. Mengenai perawatan terhadap situ dan kondisi situ yang memprihatinkan karena sampah yang menumpuk, ia mengatakan bahwa pihaknya kerap kesulitan mencegah perilaku warga yang membuang sampah sembarangan.

Selain itu, masalah dana juga menjadi kendala tidak adanya perawatan rutin terhadap situ. "Perawatan biasanya dilakukan sekitar 3-5 tahun sekali," jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan mengajukan anggaran pada 2012 mendatang untuk penertiban dan pengerukan di sekitar situ. Nantinya juga akan dibangun jalan di sekeliling situ sehingga mencegah warga mendirikan bangunan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau