Spionase

Rusia Akui Tahan Mata-mata China

Kompas.com - 05/10/2011, 22:45 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com - Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB), hari Rabu (5/10/2011), mengakui telah menahan seorang warga negara China yang dituduh melakukan kegiatan mata-mata di Rusia selama hampir satu tahun terakhir.

Tong Shengyong, nama warga negara China tersebut, mulai diadili di Pengadilan Kota Moskwa, Selasa (4/10/2011), setelah ditahan sejak 28 Oktober 2010. Jika terbukti melakukan kegiatan spionase di wilayah Rusia, Tong terancam dijatuhi hukuman 10-20 tahun penjara.

Pengumuman FSB--dinas intelijen penerus KGB di era Uni Soviet—ini disampaikan hanya beberapa hari sebelum Perdana Menteri Vladimir Putin dijadwalkan bertemu dengan para pemimpin China di Beijing. China enggan berkomentar soal kasus ini dan para pejabat Rusia juga tidak menjelaskan mengapa kasus spionase ini baru diumumkan sekarang.

FSB hanya mengatakan, hasil penyelidikan menunjukkan Tong bekerja berdasarkan perintah dari Kementerian Keamanan Publik Republik Rakyat China. Menurtu FSB, Tong kemudian dipasang sebagai seorang penterjemah untuk "delegasi resmi" dari China, dan mencoba membeli data dari orang-orang Rusia.

Kegiatan spionase Tong itu diduga terkait dengan usaha mencuri teknologi rahasia dari sistem rudal anti serangan udara S-300 buatan Rusia. Sistem rudal, yang sudah diproduksi sejak era Uni Soviet dan sudah digantikan sistem S-400 yang lebih baru, ini, pernah dibeli China. China menginginkan teknologi rudal tersebut untuk membangun sistem rudal buatan sendiri.

Para pengamat mengatakan, teknologi rahasia dari sistem S-300 yang diinginkan China diduga terkait dengan teknologi suku cadang dan teknik reparasi sistem rudal darat-ke-udara tersebut. China sudah lama menjadi pembeli utama alat utama sistem persenjataan dari Rusia. Namun belakangan, Rusia mulai merasa terganggu dengan tekad Beijing membuat sendiri seluruh sistem persenjataannya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau