Ibadah haji

Jemaah Asal Kebumen Meninggal di Madinah

Kompas.com - 05/10/2011, 22:51 WIB

KEBUMEN, KOMPAS.com — Gara-gara kelelahan dan kurang kalori, seorang jemaah haji, Kasiyah binti Amad Disan (79), warga Desa Pekuthan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, meninggal dunia di Madinah, Selasa (4/10/2011) waktu Arab Saudi.

Kepala Seksi Urusan Haji pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, M Nasir, Rabu (5/10/2011), saat dikonfirmasi, mengatakan, Kasiyah meninggal dunia karena kekurangan kalori.

"Faktor kelelahan dan karena usianya sudah lanjut membuat jemaah haji menjadi mudah sakit. Dari pemeriksaan tim dokter, yang bersangkutan didiagnosa kekurangan kalori," kata Nasir.

Nasir menyebutkan, almarhumah yang termasuk dalam kelompok terbang (kloter) 1, rombongan 7, dan regu 1 itu seharusnya mendapatkan kesempatan berangkat ke Tanah Suci pada tahun 2010.

Namun, karena ia ingin naik haji bersama anaknya, almarhumah baru berangkat tahun ini.

Selanjutnya Nasir akan segera memberitahukan perihal tersebut kepada pihak keluarga secara tertulis melalui KUA Mirit.

Menurut Nasir, sebelumnya, salah satu jemaah haji asal Kebumen juga gagal berangkat ke Tanah Suci lantaran alasan kesehatan. Jemaah itu, Ngadiyah, asal Kecamatan Petanahan, tidak lolos tes kesehatan dan harus pulang ke Kebumen dari asrama haji Donohudan, Kabupaten Boyolali.

"Aturannya sudah jelas dan tidak dapat diubah. Bagi para calon jemaah haji yang kondisi kesehatannya terganggu dan tidak dimungkinkan berangkat haji, akan dipulangkan daripada menjadi tanggungan kelompok," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau