JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus mengembangkan ekonomi mikro agar pertumbuhan ekonomi tetap terjaga baik. Ekonomi mikro ini dikembangkan pada pengusaha usaha kecil menengah.
"Pertumbuhan ekonomi di Jakarta terus membaik. Apalagi setelah Pemprov DKI meluncurkan program Pemberdayaan Ekonomi Kelurahan Masyarakat (PEMK) pada tahun 2007," kata anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Maringan Pangaribuan, Rabu (5/10/2011) di Jakarta.
Maringan menambahkan, beberapa catatan kepada Pemprov DKI agar pertumbuhan ekonomi semakin mantap dan terjaga, misalnya menjadikan kelurahan sebagai Koperasi Jasa Keuangan yang menyalurkan dana PEMK, menuntaskan persoalan minimarket ilegal, dan mencari terobosan baru untuk meningkatkan pendapat asli daerah (PAD).
"Kita tidak bisa bergantung terus pada pajak kendaraan bermotor. Jika program Pemprov DKI berhasil mendorong masyarakat menggunakan angkutan umum massal, pajak dari kendaraan bermotor bisa menurun," ungkap Maringan.
Dia mencontohkan, salah satu yang bisa dikembangkan pemerintah untuk meningkatkan PAD adalah mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang