Pencurian pulsa

183 Pengguna Nomor Seluler di Depok Melapor

Kompas.com - 06/10/2011, 21:08 WIB

DEPOK, KOMPAS.com — Sejak Kamis (6/10.2011) pagi hingga malam ini, sudah ada 183 pengguna seluler di Kota Depok yang melaporkan penipuan pulsa. Laporan itu mereka sampaikan ke posko pengaduan Mahasiswa Universitas Gunadarma dan Universitas Indonesia yang tergabung dalam Lisuma. Hari ini merupakan hari pertama pembukaan posko tersebut.

Pembukaan posko pengaduan akan berlanjut besok hingga tidak ditentukan sampai kapan. Mahasiswa tetap akan membuka poskonya dan membawanya ke Jakarta. Data tersebut dijadikan satu dengan laporan pengguna nomor seluler yang masuk di posko pengaduan Jakarta.

"Sesuai rencana, laporan kami jadikan satu, selanjutnya kami akan membawanya ke ranah hukum," tutur Rezky Agushadi, Koordinator Posko Pengaduan Korban Penipuan Pulsa.

Posko pengaduan tersebut di buka di depan Kampus Universitas Gunadarma, Jalan Akses UI, Kelapa Dua, Depok. Posko ini dibuka sebagai bentuk solidaritas dan dukungan para korban menuntut haknya yang hilang.

Dari seluruh laporan yang masuk, korban merupakan pengguna kartu seluler Indosat, Esia, Telkomsel, dan XL. Adapun keluhan paling banyak berasal dari pengguna kartu Indosat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau