Hubungan internasional

Berperan dalam Ekonomi Global, RI Manfaatkan Kerja Sama D-8

Kompas.com - 07/10/2011, 05:06 WIB

Istanbul, Kompas - Indonesia memanfaatkan organisasi delapan negara sedang berkembang (Developing Eight/ D-8) sebagai jembatan untuk ikut berperan dalam ekonomi global. Selain itu, kerja sama konkret di bidang industri juga segera dapat ditindaklanjuti.

Peluang itu diperoleh Indonesia setelah mengikuti Pertemuan Tingkat Menteri Negara- negara D-8 di Gedung Konferensi Halic di Istanbul, Turki, Kamis (6/10). Delegasi Indonesia dipimpin oleh Menteri Perindustrian MS Hidayat.

Wartawan Kompas Subur Tjahjono melaporkan, dalam pertemuan tertutup untuk pers tersebut dibacakan juga Deklarasi Istanbul yang berisi 24 butir.

Ke-24 butir itu, antara lain, adalah mendorong investasi yang ramah lingkungan, mendorong kerja sama riset dan pengembangan sektor energi, meningkatkan akses kredit bagi usaha kecil dan menengah, mengurangi hambatan sesama anggota D-8, serta meningkatkan kerja sama industri.

Anggota D-8 adalah Indonesia, Turki, Malaysia, Pakistan, Mesir, Nigeria, Banglades, dan Iran. D-8 adalah negara-negara yang mayoritas berpenduduk Muslim dengan jumlah penduduk secara keseluruhan 860 juta orang atau 15 persen dari total penduduk dunia.

Sementara itu, dari Teheran, Iran, wartawan Kompas Khaerudin melaporkan, pengusaha Indonesia masih salah persepsi dengan Iran terkait dengan sikap beberapa negara yang menerapkan sanksi unilateral terhadap Iran.

Pengusaha Indonesia masih bebas bertransaksi dengan sesama rekannya dari Iran selama tak menyangkut bisnis persenjataan dan nuklir. Pemerintah Indonesia juga dinilai lamban terhadap peningkatan hubungan ekonomi dengan Iran meskipun peluang besar bisa diraih Indonesia dari transaksi perdagangan kedua negara.

Konsuler Ekonomi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran, Fauzi Bustami, mengakui, salah persepsi dari pengusaha Indonesia ini terjadi karena penerapan embargo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau