AMBON, KOMPAS.com - Stok beras di Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Maluku tercatat sebanyak 14.000 ton, tersebar di gudang Bulog Kota Ambon dan Kota Tual.
"Persediaan beras yang ada bisa memenuhi kebutuhan masyarakat hingga perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Desember 2011) sehingga masyarakat tidak perlu khawatir karena stok bahan pokok ini tetap terjamin," kata Kabid Penyaluran Perum Bulog Divre Maluku Tugio kepada ANTARA di Ambon, Jumat (7/10/2011).
Stok beras itu tersebar pada gudang Ambon sebanyak 11.000 ton, gudang Tual 3.000 ton dan bisa bertahan untuk enam bulan ke depan.
Khusus untuk stok yang ada di Kota Tual akan melayani masyarakat yang berada di lima wilayah administratif yakni Kota Tual sendiri, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya, dan Kabupaten Kepulauan Aru.
Bulog Maluku juga mendapatkan jatah beras impor hanya saja mereka belum mengajukan permintaan ke Pusat sebab stok yang masih ada cukup banyak.
"Namun kami akan lihat lagi kalau pelaksanaan operasi pasar yang sedang dilaksanakan terus berjalan kemungkinan kita akan ajukan permintaan agar beras impor itu segera masuk ke Maluku," katanya.
Karena itu, masyarakat di daerah ini tidak perlu ragu dengan persediaan beras yang ada di Bulog Maluku. Terkait dengan kegiatan Operasi Pasar Murah yang dilakukan selama ini di lokasi Pasar Mardika dan Pasar Nusaniwe tetap berjalan dengan harga Rp 6.500 perkilogram.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang