Kejaksaan Tangkap Buronan Korupsi Deni Kurniawan

Kompas.com - 07/10/2011, 13:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung menangkap Deni Kurniawan, buronan kasus korupsi perkara penggunaan fasilitas kredit dari BRI Syariah Cabang Serang Banten kepada PT Nagari Jaya sentosa dan PT Javana Artha Buana sebesar Rp 226 miliar.

"Deni Kurniawan ditangkap di Bekasi dekat rumahnya Kamis (6/10) malam sekitar jam 23.00 WIB. Sekarang dititipkan di Rutan Kejagung," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Noor Rachmad Jumat (7/10/2011) di Jakarta.

Selanjutnya, menurut Noor, tim pidsus akan melakukan penyerahan tahap II di Kejari Serang hari ini, mengingat berkasnya sudah lengkap atau P21. Perkara bermula pada tahun 2006 saat Deni selaku ketua tim marketing PT Nagari Jaya Sentosa di Jalan Pakubuwono Jaksel bersama- sama dengan debitur dari PT Nagari Jaya Sentosa, yaitu Amir Abdullah dan PT Javana Arta Buana, yaitu Muhammad Sugirus mengajukan kredit 226 miliar ke BRI Syariah Cabang Serang.

Kredit tersebut sedianya digunakan untuk pembangunan pasar tradisional di Bantar Gebang Bekasi , pembangunan Plaza Nagari Pakubuwono, dan Pembangunan Alea Cilandak Town House.

Namun, setelah kreditnya cair uangnya tidak diperuntukkan sebagaimana proposal pengajuan. Dana tersebut diduga disalahgunakan oleh tersangka deni bersama sama debitur yakni PT Nagari Jaya Sentosa dan Javana Artabuana. Akibatnya merugikan keuangan negara Rp. 212 m berdasarkan audit BPKP.

Deni dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau