BALI, KOMPAS.com — Yamaha Indonesia baru saja menggelar event "Mio Cuzztomatic" Region I yang diikuti 130 peserta di Bali, beberapa waktu lalu. I Wayan Gintara Putra tampil sebagai pemenang di kelas X-Treme Mefrik yang menampilkan Yamaha Mio 2005 yang sudah dirombak total. Ia berhak mengikuti final best of the best Cuzztomatic di Bandung, Jawa Barat, 29-30 Oktober.
Dalam pergelaran yang melombakan 13 kelas (matik dan non-matik), modifikasi ekstrem Mefrik dan gaya Low Rider/Hot Rod masih mendominasi dan mendapat perhatian pengunjung karena hampir 90 persen dari bentuk standar matik garputala sudah hilang.
Mengenai aliran Low rider, para pemodifikator banyak yang berkiblat ke Japanese Style yang bermain dengan model ceper dipadu ban belakang yang lebar. Ciri lainnya, pemanjangan sumbu roda, ubahan bodi, atau sasis.
"Cuzztomatic sendiri wadah yang dibuat Yamaha dengan booming-nya skutik semenjak Mio hadir di Indonesia. Konsep modifikasi Yamaha ini selalu mengacu pada konsep keselamatan. Apa pun modifikasinya, fungsi dari motor tersebut harus tetap berfungsi sebagaimana mestinya," kata Indra Dwi Sunda, PR & Corporate Communication Head Yamaha Indonesia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang