Honda CD yang Super-Sangkil

Kompas.com - 07/10/2011, 15:47 WIB

JEPANG, KOMPAS.com - Sangkil adalah kata yang nyaris luput sebagai pengganti kata "efisien". Tak kalah luput pula, barangkali, ketika kita ingin mendefinisikan sepeda motor yang ditampilkan ini. Karena, modelnya hampir menyerupai sepeda yang diberi motor seperti DKW atau Zundapp. Atau sepeda motor walaupun terlampau ceking?

Yang jelas, sepeda motor ini Honda dari keluarga CD dengan mesin berkapasitas 85 cc. Pedal asli sudah tidak ada dan posisinya sudah dimundurkan.

Sesuai penelusuran mengenai Honda CD, tak ada catatan bahwa motor model ini memiliki mesin 85 cc. Si pembuat rupanya hanya meminjam kerangka dari Honda CD dan memasangkan sebuah mesin 85 cc. Ia lantas membubuhkan tulisan "E-Jane" pada batang belakang setangnya merujuk sebagai nama panggil sepeda motor berkelir merah hati tersebut.

Ruang mesin nyaris lowong. Hanya terdapat mesin kecil yang menggantung dengan beberapa kabel terpasang sesuai penempatan dan fungsinya, seperti kabel rem dan meter.

Enggan memanfaatkan semacam tangki di belakang setang, si pembuat malah memasangkan pengukur meter. Sementara itu, tangki bahan bakar justru ditempatkan di belakang sadel kulit yang besar mirip jok sepeda onthel. Lalu dengan "nakalnya", ada lampu rem kecil dipasang di atas tangki tersebut.

Sepakbor dibuat tinggi seolah-olah motor trail yang akan berjingkrak melewati genangan. Alih-alih, itu hanya menguatkan kesannya yang nyentrik.

Sebagian dari badan motor dikrom, dan hanya itulah warna yang ada selain hitam di ban dan sadel, atau merah yang membalut batang "T-bone" motor tersebut. Si pembuatnya ternyata sudah pasang harga harga 493.500 yen (Rp 56 juta) untuk sang E-Jane. Angka yang layak dikritik "kemahalan" karena harga bahannya yang bisa dikira-kira tak segitunya. Namun, itu bukanlah harga untuk sepeda motor, melainkan harga untuk sebuah imajinasi. (Dimas)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau