Lebih Baik Bangun Separator Hijau

Kompas.com - 07/10/2011, 18:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Keinginan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk meninggikan separator mendapat sambutan baik dari arsitek lanskap Nirwono Yoga.

Menurut Nirwono, sebaiknya separator yang akan dibuat adalah separator hijau yang terbuat dari tanaman. "Kita bisa membuat green separator yang berupa pagar kawat baja dengan tanaman," kata Nirwono, di Jakarta, Jumat (7/10.2011).

Pagar tanaman ini selain bisa mencegah kendaraan masuk ke jalur khusus bus, juga berguna untuk penghijauan. "Dengan pagar tanaman, maka akan terlihat lebih lembut dan memberikan efek psikologis yang menenangkan bagi pengendara. Kualitas udara pun akan lebih baik karena tanaman menyerap debu dan gas polutan kendaraan," kata Nirwono.

Ditambahkannya, biaya pembuatan pagar tanaman akan lebih murah dan cepat dibangunnya. "Dengan demikian anggaran yang mencapai Rp 160 miliar, bisa dipakai untuk membuat trotoar, jalur sepeda, halte dan jembatan penyeberangan orang yang mendukung bus transjakarta," kata Nirwono.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, separator hijau   agak sulit diwujudkan karena membutuhkan perawatan yang terus menerus.

"Dengan tanaman kita harus menyiram dan memangkas agar tetap bagus dilihat. Sementara kami tidak punya ruang untuk melakukan hal itu di jalur busway yang sempit," kata Pristono. Dengan pagar beton masif, selain tidak memakan ruang yang banyak, juga tidak ada perawatan. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau