Miss Universe 2011 Kagumi Budaya Indonesia

Kompas.com - 07/10/2011, 19:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rangka tur kunjungan kerja sebagai Miss Universe 2011, Laila Lopes datang ke Indonesia dan akan tinggal selama lima hari. Setelah beberapa hari tinggal di Indonesia, ia mengungkapkan kekagumannya akan budaya Indonesia yang amat beragam.

"Saya sangat kagum dengan kebudayaan yang ada di Indonesia. Terima kasih telah memberi kesempatan pada saya untuk mengenalnya," kata Laila saat memberikan sambutan di Balai Kota, Jakarta, Jumat (7/10/2011).

Selain budaya Indonesia, ia juga mengagumi orang-orang Indonesia yang terkenal akan keramahannya. Ia pun merasa senang atas sambutan baik terhadapnya selama berkunjung di Indonesia. Tidak hanya mengapresiasi budaya Indonesia, ia pun menyerukan agar budaya yang telah ada tetap dijaga dan dilestarikan sehingga tidak terkikis oleh perkembangan zaman saat ini.

Menurutnya, era globalisasi saat ini bukan berarti melupakan budaya yang ada. Ia dan tim dari Miss Universe tiba di Jakarta sejak Senin (3/10/2011). Kedatangannya disambut oleh Nadine Alexandra Ames, Puteri Indonesia 2010.

Malam ini, ia akan menghadiri Malam Grand Final Puteri Indonesia 2011 yang akan digelar di Assembly Hall, Jakarta Convention Centre. Selain hadir dalam Malam Grand Final Puteri Indonesia 2011, ia juga mengunjungi Balai Kota, Jakarta dan disambut oleh pemenang Abang None Jakarta 2011.

Tidak hanya itu, ia juga akan berpartisipasi dalam berbagai event bersama pihak sponsor, seperti aktivitas Safety Riding Campaign dan "Breast Cancer Awareness" event.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau