Pelayanan publik

Kabel Putus, Aliran Listrik Belum Normal

Kompas.com - 08/10/2011, 09:50 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Kabel Perusahaan Listrik Negara (PLN) putus sejak Jumat (7/10/2011) pukul 21.30. Dampaknya hingga Sabtu (8/10) pagi ini aliran listrik belum kembali normal.

Pukul 08.30 pagi tadi aliran listrik sempat hidup namun kurang dari sepuluh menit listrik kembali padam. Listrik kembali normal pukul 09.30 atau 12 jam setelah kabel terputus. Secara spontan warga menyampaikan kekecewaannya karena lamanya perbaikan.

Mereka merasa terganggu karena aktivitasnya tergantung dari aliran listrik. "Kami tidak nyaman karena listrik padam terlalu lama. Kami perlu listrik untuk mengisi ulang baterai berbagai peralatan elektronik seperti telepon genggam, komputer jinjing, dan kamera digital," tutur Toto (36) kepada Kompas Sabtu.

Toto yang juga seorang pewarta foto itu menggunakan listrik untuk membantu pekerjaannya. Dia meminta agar PLN serius memberikan pelayananan ke pelanggannya. "Ayo PLN, bekerja-bekerja-bekerja ! Itu kan slogan baru PLN," kata Toto.

Ada Attachment Foto: 20111008ndy-listrik baru normal 12 jam.jpg

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau