Harga Emas Turun

Kompas.com - 09/10/2011, 17:53 WIB

SIDOARJO, KOMPAS.Com- Harga perhiasan emas di pasar Sidoarjo, Jawa Timur, turun akibat terpangaruh turunnya harga pasaran emas dunia. Kendati demikian penjualan relatif stagnant.

Berdasar pemantauan Kompas, Minggu (9/10/2011) , harga perhiasan emas 70 persen turun dari Rp 395.000 per gram menjadi Rp 390.000 per gram. Harga emas muda 42 persen turun dari Rp 260.000 menjadi Rp 253.000 per gram, dan emas muda 30 persen turun dari Rp Rp 220 menjadi Rp 203.000 per gram. Pada saat Lebaran lalu, harga emas 70 persen 405.000 per gram.

Menurut kalangan penjaga toko emas, turunnya harga emas ini karena emas di pasaran internasional juga turun. Kendati harga turun pasar relatif stagnant. Jumlah pembeli sangat sedikit. Berbeda dengan ketika harga emas turun pertama kali sejak Lebaran dengan tingkat penurunan Rp 10.000-Rp 20.000 per gram, pembelian lumayan meningkat.

"Kebanyakan calon pembeli menunggu harga turun lagi. Untuk itu mereka menahan diri untuk membeli. Biasanya mereka bertanya kapan akan turun lagi. Tentunya kami sulit memprediksi karena posisi harga tergantung pasaran internasional," kata Sulis, penjual di Toko Emas Gajah.

Walau terjadi penurunan harga, kalangan pedagang tidak mengubah sistem jual-belinya. Pedagangan mematok selisih penjualan dengan pembelian 10 persen untuk emas 70 persen. Sedang untuk emas muda berkisar 8 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau