Pemilukada banten

Meriah, Kampanye Perdana Atut-Rano di Tangerang

Kompas.com - 09/10/2011, 20:05 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Kampanye perdana pasangan Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno berlangsung meriah di dua tempat. Pasangan nomor urut 1 dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Banten ini optimistis menang dalam pemilihan umum kepala daerah pada 22 Oktober 2011.

Hari ketiga dimulai kampanye Pemilukada Banten 2011, Minggu (9/10/2011), merupakan kesempatan pertama yang diberikan kepada Atut-Rano untuk berkampanye. Mereka menemui para pendukungnya di Lapangan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada pagi hari. Pada siang hari, kampanye dilanjutkan di Lapangan Cilenggang, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Puluhan ribu massa ikut meramaikan acara tersebut.

Kampanye tersebut dimeriahkan dengan penampilan penyanyi Pasha Ungu, Ayu Ting Ting, Denada, pelawak Doyok, Kadir, dan sejumlah pemain sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Hadir pula Ketua DPD Golkar Banten Hikmat Tomet yang merupakan suami dari Atut, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Tangerang Zaki Iskandar, Ace Hasan Sadzily, Rusmin Effendy, anggota DPR dari Fraksi PDI-P Dedi Gumilar atau Miing, Sekjen Gerindra Ahmat Muzani, dan pimpinan partai koalisi lainnya.

Ketua Pemenangan Pemilu Partai Golkar untuk wilayah Jawa 1 Ade Komarudin optimistis pasangan tersebut akan memenangi Pemilukada Banten 2011 karena pengalaman dan prestasi mereka dalam memimpin daerah. "Saya optimistis, pasangan Atut-Rano bisa memenangi Pilgub Banten, apalagi antusiasme masyarakat begitu besar, termasuk hasil survei," kata Ade di Tangerang, Minggu.

Menurut Ade, pasangan Golkar dalam Pilgub Banten yang diusung kali ini bukanlah orang baru bagi masyarakat Banten. Saat ini Atut menjabat sebagai Gubernur Banten, sementara Rano menjabat sebagai Wakil Bupati Tangerang.

"Alhamdulillah, sekarang Banten sudah berkembang pesat, baik jalan-jalannya yang sudah lebih baik maupun pendapatan asli daerah (PAD) yang sudah mencapai Rp 3 triliun lebih," ujarnya.

Di Kota Tangerang Selatan, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Syarief Cicip Sutardjo ikut menghadiri kampanye tersebut. Dalam orasinya, Akbar menyatakan Partai Golkar secara penuh mendukung pasangan Atut-Rano.

"Partai Golkar sudah memiliki pengalaman dalam politik dan pembangunan, apalagi Ratu Atut dalam lima tahun telah berhasil memimpin Banten, termasuk hasil survei. Jadi, tidak salah bila masyarakat Banten masih tetap menginginkan beliau memimpin," kata Akbar.

Dalam kampanyenya, Ratu Atut menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan partai pendukung yang telah memberikan dukungan dan orasi. Partai koalisi pendukung Atut-Rano berharap pemilukada Banten berlangsung dalam satu putaran untuk kemenangan mereka.

"Saya harapkan pilgub nanti bisa berlangsung satu putaran saja, karena pasangan Ratu Atut-Rano Karno adalah pemimpin yang sudah teruji. Sejak Banten dipimpin Ratu Atut, PAD Provinsi Banten terus meningkat dan masyarakat sudah merasakan manfaatnya," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmat Muzani.

Hari ini merupakan hari ketiga dalam masa kampanye Pemilukada Banten 2011. Hari pertama kampanye dimulai pada Jumat (7/10/2011) untuk pasangan Jazuli Juwaini dan Makmun Muzaky. Sabtu (8/10/2011) kemarin giliran duet Wahidin Halim dan Irna Narulita berkampanye.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau