SURABAYA, KOMPAS.com — Jumlah penderita difteri yang terpantau saat ini bertambah dari 328 orang menjadi 333 orang. Sebagian besar adalah anak-anak.
Asisten Tiga Pemprov Jatim Edi Purwinarto menuturkan, pada Senin (10/10/2011) pagi jumlah penderita difteri bertambah. "Angkanya jadi 333 orang, sedangkan jumlah penderita yang meninggal sejak awal tahun sampai sekarang 11 orang," jelasnya.
Gubernur Jatim Soekarwo telah menyatakan status kejadian luar biasa (KLB) difteri di Jatim. Difteri sudah menjangkiti 34 kabupaten/kota. Kabupaten yang belum terjangkit adalah Ngawi, Pacitan, Magetan, dan Trenggalek. Guna menekan angka kematian dan kesakitannya, Pemprov menyediakan anggaran Rp 8 miliar.
Daerah yang paling banyak memiliki kasus difteri di Jatim adalah Madura dan daerah tapal kuda (Surabaya-Banyuwangi). Imunisasi difokuskan di 34 kabupaten/kota.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang