Lalu lintas

Jalan Akses Sea Games Masih Berdebu

Kompas.com - 11/10/2011, 09:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kondisi ruas Jalan Boulevard Barat, tepatnya di depan Mall of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang rusak parah kini telah selesai diperbaiki.

Namun, perbaikan jalan sepanjang 800 meter itu kini menimbulkan masalah baru. Jalan yang akan digunakan sebagai salah satu akses menuju tempat pertandingan (venue) Sea Games XXVI pada November itu kini berdebu akibat sisa pasir dari perbaikan jalan.

Pantauan pada Selasa (11/10/2011), saat cuaca terik di siang hari membuat sepanjang jalan itu berdebu sehingga jarak pandang pengendara menjadi terganggu. Bahkan, debu yang beterbangan itu juga mengganggu pernapasan pengguna jalan. Sementara itu, saat turun hujan jalan menjadi licin. Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah warga dan pengendara yang melintasi jalan tersebut.

Marwan (32), warga Kelapa Gading, mengaku merasa terganggu dengan adanya pasir dan debu akibat sisa perbaikan jalan itu. "Sangat terganggu karena jarak pandang berkurang," tutur Marwan, Selasa.

Hal yang sama juga dikatakan Wahyudin (36), warga Kelapa Gading lainnya. Dia berterima kasih kepada pemerintah karena jalan tersebut telah diperbaiki. Namun, sayangnya, kini muncul masalah baru, yaitu jalan berdebu dan berpasir sehingga mengancam keselamatan pengendara. "Pada saat cuca terik jalan menjadi berdebu, sementara saat turun hujan jalan menjadi licin," tuturnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau