Kiper Cilik Indonesia, Terbaik Kedua Sedunia

Kompas.com - 12/10/2011, 13:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Tim U-12 dari SSB Hasanuddin yang mewakili Indonesia dalam kompetisi Danone Nations Cup 2011 di Madrid, Spanyol, memang hanya mampu menempati peringkat ke-33 di antara 40 negara yang berpartisipasi. Namun, Kurnaim, sang kiper, didaulat sebagai kiper terbaik kedua dalam kompetisi ini setelah kiper tim asal Jepang.

Kurnaim (12) hanya kebobolan 4 gol sepanjang pertandingan DNC 2011 yang berlangsung pada 5-9 Oktober lalu. Prestasi ini tentu memberi bukti bahwa bibit-bibit pemain Indonesia tak kalah berkualitas dibanding negara lain.

"Anak-anak kita tidak berbeda dengan anak-anak negara lain. Secara kualitas, pemain seluruh negara sebenarnya hampir merata. Cuma kami terkendala makanan dan cuaca," kata Pelatih SSB Hasanuddin, Amirullah, dalam keterangan pers di Bellagio, Rabu (12/10/2011).

Tim SSB Hasanuddin Makassar merupakan wakil Indonesia di ajang kompetisi internasional ini setelah menang atas tim dari Aceh dalam kompetisi AQUA-DNC 2011 se-Indonesia sebelumnya. Mereka pun berhak mewakili Indonesia dalam kompetisi dunia yang tahun ini digelar di Stadion Bernabeu, kandang tim sepak bola tersohor Real Madrid.

Danone mencatat permainan anak-anak ini terus meningkat sepanjang perebutan tempat terbaik dari tim-tim peringkat bawah. Tim Indonesia berhasil menahan imbang Perancis 1-1 serta menang 1-0 atas Selandia Baru, 1-0 atas Aljazair, dan 2-1 atas Guatemala.

Bahkan di pertandingan sebelumnya di Grup F, tim Indonesia hanya kalah 0-1 ketika melawan tim kuat Cile dan China. Dengan perolehan ini, Indonesia berada di peringkat ke-33. Permainan dinilai cukup baik meski tak mampu mengulang prestasi perwakilan Indonesia sebelumnya yang mampu mencapai 16 besar.

Para penyerang tim berhasil menyarangkan 6 gol sepanjang pertandingan, salah satunya oleh kapten tim Asnawi. Asnawi sendiri mengaku bahagia mendapat kesempatan untuk bermain di tingkat internasional.

"Pengalaman yang enggak bisa dilupa meski kami kesulitan karena kedinginan," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau