CIREBON, KOMPAS.com - Nelayan asal Kabupaten Cirebon tenggelam dihantam ombak saat melaut di Laut Selatan Binangun, Kabupaten Pandeglang, Banten. Akibatnya, nelayan tersebut tewas dan jasadnya ditemukan dalam waktu yang berbeda.
Sekretaris Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Khudori mengatakan, ada lima nelayan yang tewas di Binangun. Mereka adalah Iskandar asal Desa Ender, Kecamatan Pangenan; Dasuka, Sukri, Jana alias Asep, dan Mustopa. Mereka merupakan warga Desa Kalipasung, Kecamatan Gebang.
Menurut Bukhori, kelima nelayan itu berangkat secara bersamaan menggunakan satu kapal. Mereka berangkat pada pertengahan September 2011, dengan tujuan perairan Sumatera. "Namun satu minggu berada di Sumatera, tangkapan ikannya sedikit. Akhirnya mereka kembali menuju Jawa dengan tujuan Laut Binangun, Banten," kata Khudori, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (12/10/2011).
Namun sayang, begitu melaut di daerah Binangun, ombak tinggi menghantam. Kapal yang ditumpangi nelayan pun terbalik dan menewaskan nahkoda dan awaknya. "Kejadiannya Senin (3/10/2011) lalu, tapi korban baru ditemukan beberapa hari kemudian, dan sampai saat ini pun masih ada korban yang belum dipulangkan ke Cirebon," kata Khudori.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang