JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie atau akrab disapa Ical berharap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memprioritaskan pengganti menteri berasal dari kalangan profesional. Harapan itu disampaikan Ical dalam komunikasi dengan Presiden.
"Jadi asal partainya nomor dua. Yang pertama adalah apakah yang bersangkutan mampu menjalankan tugas sampai tiga tahun mendatang," kata Ical seusai memberikan pengarahan kepada anggota Fraksi PG di Kompleks DPR, Rabu (12/10/2011).
Ical mengatakan, PG siap jika jumlah menteri dari partainya dikurangi demi mengisi kalangan profesional. "Tidak jadi masalah. Rakyat menghendaki pembangunan ini jalan. Pembangunan jalan maka rakyat makin sejahtera. Kalau menteri-menteri dari profesional yang tidak berpartai lebih baik why not untuk kepentingan bangsa dan negara ini," kata Ical.
Saat ini, ada tiga kader PG mengisi Kabinet Indonesia Bersatu II, mereka yakni MS Hidayat (Menteri Perindustrian), Fadel Muhammad (Menteri Kelautan dan Perikanan), dan Agung Laksono (Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat).
Ical mengaku bahwa PG telah menyiapkan banyak nama untuk menggantikan menteri dari PG jika diminta Presiden. Salah satu nama calon itu, kata Ical, yakni Wakil Ketua Umum PG, Syarif Cicip Sutardjo.
Meski demikian, Ical mengaku belum mendapat kepastian dari Presiden apakah ada menteri dari PG yang akan diganti. "Saya enggak tau apakah ada menteri-menteri Golkar yang masuk dalam kategori merah. Tapi, dalam Golkar itu banyak sekali profesional. Bekas Ketua Umum Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) aja ada sembilan di dalam Golkar," kata dia.
"Kalau Presiden menghendaki maka kita siap menyediakan profesional bila ada anggota Partai Golkar yang duduk dalam kabinet yang akan diganti," pungkas Ical.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang