Jakarta, Kompas -
”Anas, yang lain juga, seperti Angie (Angelina). Saya akan ngomong apa adanya,” kata Nazaruddin saat ditanya tentang dugaan soal aliran uang.
Namun, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu tidak mau menjawab saat ditanya berapa jumlah yang diduga mengalir ke Anas. Ia justru menyebut Angelina mengetahui soal itu. ”Itu Angie kok yang cerita,” ujarnya.
Nazaruddin juga menyatakan tidak akan bungkam di hadapan penyidik karena tidak mau menjadi korban dalam kasus ini. ”Saya akan jelasin semua tentang siapa yang menerima uang,” katanya.
Nazaruddin telah berulang kali menuding Anas dan sejumlah anggota DPR menerima uang terkait proyek wisma atlet. Selain Angelina, anggota DPR yang ditudingnya adalah Mirwan Amir dan I Wayan Koster.
Sementara itu, Ketua Komite Pembangunan Wisma Atlet Rizal Abdullah mengaku pernah diperintah oleh Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Wafid Muharam untuk membantu PT Duta Graha Indah (DGI) memenangi lelang pembangunan proyek senilai Rp 191 miliar. Rizal mengungkapkan hal itu saat bersaksi untuk terdakwa Wafid dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi kemarin. ”Saya diminta membantu PT DGI tetapi sesuai aturan, itu kata Pak Wafid,” kata Rizal di depan majelis hakim.
Menurut Rizal, permintaan itu disampaikan sebelum PT DGI diputuskan sebagai pemenang tender pembangunan proyek wisma atlet.
Kesaksian Rizal dibantah Wafid. Ia mengatakan tidak pernah memerintahkan Rizal agar membantu memenangkan PT DGI. ”Saya hanya menyampaikan ada yang mau ikut,” kata Wafid.
Kasus suap wisma atlet terbongkar setelah KPK menangkap Wafid bersama Manajer Pemasaran PT DGI Mohammad El Idris dan Direktur Pemasaran PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manulang.