MAP Kuasai Pasar Ritel Gaya Hidup Indonesia

Kompas.com - 13/10/2011, 16:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Mitra Adiperkasa (MAP) menguasai pasar ritel gaya hidup di Indonesia.

Memiliki 90-an merek dan 980 toko di 37 kota di Indonesia, Mitra Adiperkasa menjadi pemimpin ritel gaya hidup di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 73 persen berlokasi di Jakarta, Jawa 15 persen, Bali 5 persen, Sumatera 5 persen, Kalimantan 1 persen, dan Sulawesi 1 persen.

Demikian diungkapkan Corporate Secretary PT Mitra Adiperkasa Tbk Fetty Kwartat dalam kunjungannya ke kantor Redaksi Harian Kompas Kamis (13/10/2011),  Kunjungan Fetty dan tim MAP ke "Kompas" diterima oleh Andi Suruji, Wakil Redaktur Pelaksana dan Retno Bintarti, Sekretaris Redaksi "Kompas".

Sampai September 2011, pertumbuhan revenue MAP dari tahun ke tahun terus meningkat. Jika pada tahun 1995, revenue MAP Rp 28 miliar, tahun 2011 sudah mencapai Rp 6,3 triliun.

MAP mengisi 343.529 meter persegi di 14 pusat perbelanjaan premium di Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Bali. Luas ini setara dengan 31 persen dari luas keseluruhan 14 mal 1.098.500 m2.

Empat belas pusat perbelanjaan premium yang memiliki gerai produk dan merek MAP adalah Discovery Bali, Nusa Dua Bali, Paris Van Java Bandung, Plaza Senayan Jakarta, Senayan City Jakarta, Grand Indonesia Jakarta. Pondok Indah Mall I-II jakarta, Galaxy Mall Surabaya, Plaza Indonesia Jakarta, Sun Plaza Medan, Emporium Pluit, Central Park Jakarta, Tunjungan Plaza I-IV Surabaya, dan Mal Kelapa Gading I-III Jakarta.

Merek-merek MAP terbagi dari Department Stores yaitu Sogo, Seibu, dan Debenhams. Saat ini ada 11 Sogo dengan total area 174.454 m2 dengan 900 brand. Sedangkan Seibu hanya di Grand Indonesia (300 brand), Debenhams dua gerai dengan luas total 28.000 m2 (300 brand), FoodHall (11 gerai), Alun-alun Indonesia (5 gerai di Jakarta dan Bali).

Speciality Stores terdiri dari Sports, Fashion and Lifestyle, dan Children. Gerai Sports antara lain Sport Stations, Planet Sports, The Athlete's Foot, Golf House, sedangkan gerai Fashion and Lifestyle antara lain Zara, Marks & Spencer, Next, Topman, Kipling, Swatch, dan gerai Children adalah Kidz Station, OshKosh B'Gosh, dan Barbie Boutique.

MAP juga berjaya di merek-merek food and beverage, dengan Starbucks Coffee (107 gerai), Burger King (21 gerai), Domino's Pizza (27 gerai), Pizza Marzano (8 gerai), Cold Stone (12), Krispy Kreme (9), dan Chatter Box (10).

MAP juga mengoperasikan tiga toko buku Kinokuniya di Sogo Plaza Senayan, Pondok Indah Mall 2 dan Grand Indonesia.

Ferry mengatakan, MAP tetap fokus pada bisnis ritel gaya hidup, dan tidak akan masuk ke bisnis properti, seperti misalnya membangun mal sendiri.

MAP baru saja mendapatkan "Asia's Best Brand Award 2011 for Excelence in Branding & marketing" (CMO Asia) dan "Asia's Best Employer Brand Award 2011 for Outstanding HR Practices" (World HRD Congress).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau