Rusia Perkuat Pengaruh di Korut lewat Jalur KA

Kompas.com - 13/10/2011, 18:02 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com - Sebuah jalur baru kereta api yang menghubungkan Rusia dengan Korea Utara telah dibuka. Satu rangkaian kereta api melakukan perjalanan pertamanya dari Rusia ke Korut pada Kamis (13/10/2011).

Jalur sepanjang 54 kilometer ini menghubungkan kota pelabuhan Rajin dan sebuah terminal kargo yang pembangunannya tengah dikerjakan.

Pengoperasian jalur ini diharapkan bisa meningkatkan hubungan ekonomi antara Rusia dengan negara yang terisolasi itu, juga dengan negara-negara lain di kawasan itu.

Kereta api yang bertolak dari kota perbatasan Rusia, Khasan, dengan Rajin, bisa dioperasikan setelah renovasi jalur selama tiga tahun itu rampung. Renovasi itu dipimpin perusahaan kereta api Rusia.

"Segmen jalan kereta api ini merupakan bagian pertama dari proyek rekonstruksi semua jalur kereta api Trans-Korea dan integrasi lebih lanjut dengan jalur Trans-Siberia," demikian pernyataan wakil presiden perusahaan KA Rusia, Valery Reshetnikov.

Dalam perjanjian yang ditandatangani pada 2008 itu disebutkan juga rencana pembangunan sebuah terminal kargo modern di Rajin dalam sebuah proyek yang diperkirakan memerlukan biaya 8.3 miliar rubel. Jalur kereta api ini akan digunakan untuk mengangkut batubara dari Rusia, selain untuk keperlua lain.

Perusahaan kereta api Rusia selama ini sudah melayani lajur dari Moskwa ke Pyongyang, ibukota Korsel. Namun layanan ini hanya beroperasi dua kali dalam sebulan dan diperlukan sepekan untuk menempuh jarak 10.000 kilometer antara Moskwa - Pyongyang.

Jalur Khasan-Rajin ini diharapkan bisa membantu Rusia dalam meningkatkan perdagangan antara wilayah Timur Jauh Rusia dengan negara tetangganya.

Wali Kota Khasan Ivan Stepanov mengatakan proyek ini memberi napas segar bagi kotanya yang hanya berpenduduk 800 orang serta untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru di sana.

"Kami praktis terisolasi selama 20 tahun," ujar Stepanov.

"Kami tidak memiliki lapangan pekerjaan, sehingga orang-orang memilih pergi," katanya, seraya menambahkan bahwa akses ke Rajin juga akan memberi Rusia lebih banyak peluang perdagangan dengan Korea Utara, China, dan Eropa.

Mereka termasuk rencana jangka terhenti untuk kereta api trans-Korea, pembangunan saluran transmisi listrik dan pipa yang membawa gas Rusia ke Korea Selatan melalui Utara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau