12 Manfaat Teh yang Tak Terduga

Kompas.com - 13/10/2011, 18:44 WIB

KOMPAS.com - Teh sering disajikan untuk menemani waktu santai. Minuman ini juga dikenal dengan manfaatnya untuk membantu mereka yang tengah dalam program menurunkan berat badan. Namun, tahukah Anda bahwa teh masih memiliki berbagai kegunaan lain? Simak beberapa di antaranya:

1. Membersihkan karpet
Taburkan daun teh hijau yang sudah dipakai pada karpet. Biarkan meresap selama 10 menit, lalu vakum lah area karpet. Jenis karpet persia dan oriental yang lembut juga dapat dibersihkan menggunakan daun teh hijau. Pada jenis karpet ini, taburkan daun teh yang sudah hampir mengering, lalu perlahan sapu permukaan karpet.

2 . Mengilapkan lantai kayu
Teh hitam dapat membantu mengilapkan dan memberi warna pada lantai kayu keras. Bersihkan lantai seperti biasa, lalu gosok perlahan teh yang telah diseduh ke lantai. Jangan menggunakan terlalu banyak air pada lantai kayu yang keras seperti ini. Setelah itu biarkan kering sendiri.

3. Mengilapkan perabotan kayu
Teh juga bermanfaat dalam membersihkan serta mengilapkan perabotan kayu yang dipernis. Celupkan kain yang lembut ke dalam sedikit teh yang telah diseduh untuk mengelap perabotan seperti meja, kursi, dan lainnya.

4. Membersihkan cermin dan jendela
Teh ampuh untuk menghilangkan noda membandel seperti cap tangan kita di jendela serta membuatnya kembali mengilap. Cukup gosokkan kantong teh yang lembab pada kaca, atau  semprotkan seduhan teh melalui botol semprot untuk membersihkannya.

5. Membersihkan noda di toilet
Banyak yang  mengatakan bahwa daun teh dapat menghilangkan kotoran yang susah dibersihkan di dasar toilet. Coba masukkan daun teh ke dalam toilet selama beberapa jam, lalu gelontor toilet dengan air. Setelah itu sikat cekungan dasar toilet yang kotor.

6. Melindungi dari sinar matahari
Untuk memulihkan kulit yang terbakar sinar matahari, tempelkan kantong teh basah pada area yang terbakar.

7. Menenangkan mata lelah
Kantong teh yang basah dan hangat dapat mengurangi bengkak dan meredakan rasa sakit di sekitar mata yang lelah.

8. Meredakan gusi berdarah
Untuk anak yang baru saja kehilangan giginya, cobalah tempelkan kantong teh yang basah dan sudah dingin pada area gigi yang tanggal tersebut. Hal ini dapat mengurangi perdarahan dan meringankan rasa sakit.

9. Mengilaukan rambut kering
Teh yang sudah diseduh bisa menjadi kondisioner alami untuk dipakai pada rambut kering. Bilas rambut dengan teh tawar, dan biarkan rambut mengering untuk sementara waktu. Kemudian bilas lagi dengan air.

10.  Mengurangi jerawat
Bosan dengan perawatan jerawat yang tak kunjung membaik? Cobalah untuk membersihkan wajah dengan teh hijau untuk mengurangi jerawat. Ikuti cara kuno dengan mendinginkan seduhan teh semalaman, lalu menggunakan rendaman tersebut untuk mencuci muka pada pagi harinya.

11. Mengempukkan daging
Orang biasa membungkus daging dengan daun pepaya untuk melunakkan daging. Kali ini, coba rendam daging yang keras ke dalam rendaman teh hitam untuk membuatnya lebih empuk.

12. Membantu pertumbuhan tanaman hias
Sesekali, gunakan teh yang sudah diseduh untuk menyirami tanaman rumah. Sebarkan daun teh yang sudah tak terpakai di sekitar semak bunga mawar, lalu tambahkan pupuk dan air. Asam tannic dan nutrisi lainnya pada teh akan menyehatkan tanaman. Meletakkan beberapa kantong teh yang sudah tak terpakai di dasar pot juga dapat membantu mempertahankan air pada tanah, dan menambahkan nutrisi.

(Sherly Lunardi)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau