Sssttt... Inilah Kelima Tema "Colour Futures 2012"!

Kompas.com - 14/10/2011, 16:38 WIB

KOMPAS.com — Tahun ini, tema "Colour Futures 2012" yang diluncurkan Dulux mengambil tema utama "Possibilities" atau "Kemungkinan" dengan lima tema inspirasi warna-warni kontemporer yang menjadi kesatuan tren setiap tahunnya. Kelima tema warna ini merupakan formulasi baru tren warna interior dan eksterior untuk dijadikan pertimbangan.

"Kesemua tema ini merujuk pada karakter warna yang diperkenalkan dengan konsep Tea Dance. Warna merah merona yang sangat hidup dan unik sekaligus fungsional, tetapi tetap dinamis dan lembut sebagai warna utama tema 'Possibilities'," kata Jeremy Rowe, Managing Director AzkoNobel Decorative Paint Southeast Asia Pacific, di acara peluncuran "Colour Futures 2012" dalam rangka perayaan 40 Tahun Dulux Mewarnai Indonesia di Jakarta, Selasa (11/10/2011) lalu.

Adapun 5 tren utama "Possibilities" itu adalah:

1. Delicate Mix

Simbolisasi yang muncul dari warna ini adalah keseimbangan dan kecerdasan dalam desain yang tertuang dalam komposisi materi yang artistik. Kesederhanaan menjadi pilihan sempurna sebagai penyeimbangnya.

2. One Small Seeds

Tema ini menyampaikan kedekatakan pribadi dengan alam yang mencerminkan apresiasi positif antara manusia dan alam di sekitarnya.

3. Living Scrapbook

Tema ini melambangkan kebebasan diri yang terekspresikan dalam dokumentasi berbentuk kenangan. Budaya penyampaian kisah hidup yang kini menjadi pop-culture dunia tertuang begitu sempurna di sini.

4. Different Worlds

Tema ini mengangkat persepsi dan paradigma hidup tentang cara manusia bergerak di dunia dan membebaskan imajinasi positif bagi kehidupan di sekitarnya.

5. Rediscovered Heroes

Simbolisasi yang muncul dari tema ini adalah kenangan akan hal-hal indah dan terbaik dalam hidup, melakukan hal-hal yang tak terpikirkan sebelumnya, serta menjadikannya sebagai elemen klasik yang mengagumkan.

Jeremy menambahkan, palet warna tahun 2012 merupakan representasi visual dari pemahaman baru dunia terhadap kebutuhan manusia yang kian beraneka ragam. Warna merah, misalnya, dianggap istimewa di berbagai belahan dunia karena banyak digunakan untuk kegiatan simbolis.

Untuk itu, lanjut Jeremy, peluncuran tren warna ini menjadi komitmen Dulux secara global setelah puluhan tahun mendedikasikan kinerjanya untuk memformulasikan tren warna interior dan eksterior.

"Jadi, ini adalah warna-warna yang mengajak kita proaktif, mengajak kita harus terpacu terus untuk menemukan ide-ide baru di dunia tempat kita berpijak," ujar Jeremy.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau