MANCHESTER, KOMPAS.com — Seorang ofisial Manchester City melarang media bertanya apa pun mengenai penyerang Carlos Tevez pada konferensi pers, Jumat (14/10/2011).
Masalah Tevez bermula dari pertandingan Liga Champions melawan Bayern Muenchen, 27 September lalu. Tevez masuk skuad sebagai pemain cadangan dan menurut Roberto Mancini menolak ketika diminta bermain.
Tevez kemudian diskors selama dua pekan. Selama masa hukuman Tevez, City menyelidiki apakah benar Tevez menolak perintah Mancini.
Hasilnya, pada Rabu (12/10/2011), City mengumumkan bahwa Tevez bersalah dan akan menyidangnya dalam waktu dekat. Sementara itu, sejumlah kalangan memprediksi karier Tevez di City akan berakhir dan media-media Inggris menyebut sejumlah klub, misalnya Juventus, siap menampung Tevez.
Sejauh ini, belum ada keterangan resmi apa pun, baik dari City maupun Mancini, mengenai situasi Carlos Tevez. Media pun berniat mendapatkan keterangan dari Mancini, pada konferensi pers hari Jumat (14/10/2011), yang digelar untuk membahas persiapan City menghadapi Aston Villa, Sabtu (15/10/2011).
Namun, seorang ofisial City mengingatkan jurnalis untuk tidak bertanya mengenai Tevez dalam konferensi pers itu dan konferensi pers akan diakhiri jika ada yang melanggar peringatan itu.
"Kami tak bisa membuka kesempatan untuk pertanyaan mengenai Carlos Tevez hari ini, baik mengenai Carlos secara umum, kasusnya, maupun kemungkinan-kemungkinan yang berkaitan dengan kasus tersebut," ujar ofisial tersebut.
"Pertanyaan yang berkaitan dengan masa depan (Tevez) di klub ini juga tidak diperbolehkan dan tidak akan dijawab. Pelanggaran atas hal ini bisa berujung dihentikannya konferensi pers," tambah ofisial itu.
Meski begitu, pertanyaan mengenai masa depan Tevez di City tetap muncul. Mancini menanggapi pertanyaan tersebut dengan mengatakan, "Saya tidak tahu."
Setelah itu, Mancini juga mengisyaratkan bahwa Tevez tak masuk rencana timnya, setidaknya untuk pertandingan melawan Aston Villa.
"Kami punya tiga penyerang saat ini (Sergio Aguero, Mario Balotelli, dan Edin Dzeko)," ujar Mancini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang