Moto gp

Casey Stoner Masih Harus Bekerja Keras

Kompas.com - 16/10/2011, 02:28 WIB

Sepertinya kedigdayaan Jorge Lorenzo harus ditaklukan dengan penuh perjuangan. Hal tersebut diperlihatkan Casey Stoner di Phillip Island, Australia, Sabtu (15/10). Dia menguasai posisi pul seri ke-16 dari 19 seri MotoGP 2011.

Stoner tidak hanya mampu mencatat waktu terbaik pada babak kualifikasi. Dia menempuh lintasan dalam catatan waktu 1 menit dan 29,975 detik di Sirkuit Phillip Island yang memiliki panjang total 4.448 meter tersebut.

Hasil itu mengantarkan Stoner, yang berasal dari Kurri Kurri, New South Wales, Australia, unggul hanya beberapa detik dari Lorenzo, si penantang utamanya meraih gelar musim ini. Lorenzo membukukan catatan waktu 1 menit dan 30,448 detik atau tertinggal 0,473 detik di belakang Stoner.

Sementara Marco Simoncelli, yang baru menjalani musim ke duanya di MotoGP, menempatkan dirinya di urutan ketiga. Simoncelli, yang tergabung dalam tim San Carlo Honda Gresini, tertinggal 0,624 detik di belakang Stoner, yakni 1 menit dan 30,599 detik.

Di atas kertas, Stoner dapat menjadi juara dunia MotoGP musim ini. Dengan catatan jika pada seri Phillip Island, Minggu ini, dia tampil sebagai juara. Gelar tersebut dapat diraih jika Lorenzo gagal menyelesaikan lomba kali ini. Namun, kemungkinan besar hal tersebut tidak akan terjadi.

Apalagi, Stoner yang unggul saat sesi latihan, sehari sebelumnya, terjatuh di tikungan Swan. Pastinya, pertarungan Minggu ini akan berlangsung ketat.

Stoner masih harus bekerja keras untuk mengakhiri kedigdayaan Lorenzo musim ini. Jadi, Minggu ini akan istimewa jika dia berhasil naik podium utama. Apalagi pada 16 Oktober ini dia berusia tepat 26 tahun.

”Saya sangat senang dapat kembali berpacu di sirkuit ini. Walau saya mengalami sedikit kesulitan, Jumat. Hal itu karena kondisi permukaan trek sedikit bergelombang, terutama ketika akan memasuki tikungan,” ujar Stoner.

Untuk itu, kata Stoner, selangkah demi selangkah dia mulai dapat menyesuaikan diri dengan kondisi sirkuit tersebut. ”Mungkin kami akan memakai ban yang lebih lunak agar dapat meredam getaran yang terjadi karena permukaan sirkuit ini,” ujarnya sedikit membuka rahasia. (AFP/AP/NIC)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau