Pertamina: Total Utang Merpati Rp 550 Miliar

Kompas.com - 16/10/2011, 10:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Total utang pembayaran avtur atau bahan bakar pesawat Merpati Nusantara Airlines kepada Pertamina sejak 2006 adalah Rp 550 miliar. Utang itu terdiri dari utang pokok sebesar Rp 270 miliar dan sisanya adalah denda dan bunga.

"Mempertimbangkan besarnya jumlah utang dibandingkan dengan kondisi keuangan Merpati maka diperkirakan utang ini tidak akan terbayar," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun kepada Kompas.com, Sabtu (15/10/2011) malam.

Seperti diberitakan, karena tunggakan utang yang menggunung ini, Pertamina akhirnya menghentikan pasokan avtur untuk Merpati di Bandara Hasanuddin Makassar dan Bandara Juanda Surabaya sejak Sabtu pukul 00.00. Akibatnya, penerbangan Merpati di dua bandara itu lumpuh total. Sebanyak 80 persen penerbangan Merpati berasal dari dua bandara itu. Direktur Utama Merpati Airlines Capt Sardjono Jhony, di Jakarta, Sabtu siang, mengatakan, penghentian penerbangan Merpati dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Harun menyampaikan, sebenarnya pada Sabtu sore pemerintah meminta Pertamina untuk mempertimbangkan kembali memasok avtur kepada Merpati di dua bandara tersebut. Namun, kata Harun, iktikad baik pemerintah dan Pertamina ini tidak direspons secara baik oleh manajemen Merpati. Pertamina menilai Merpati malah memolitisasi masalah business to business ini.

"Tidak adanya iktikad baik manajemen Merpati untuk menyelesaikan secara baik inilah yang mendorong Pertamina untuk tetap melakukan melakukan penghentian pasokan avtur di dua bandara tersebut," tandasnya.

Sebelumnya, Harun mengatakan, Pertamina telah berulang kali memberi kesempatan kepada Merpati untuk melunasi kewajibannya dengan pembayaran secara bertahap. Namun, Merpati berulang kali ingkar janji. Oleh karena itu, Pertamina mengambil langkah tegas ini sebagai efek jera.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau