JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga Minggu (16/10/2011) siang ini, belum ada satu pun orang atau keluarga yang menjenguk mayat bocah perempuan dalam kopor yang ditemukan di Jalan Cakung Cilincing, Jakarta Timur, Sabtu kemarin.
Mayat bocah berusia sekitar 10 tahun itu masih disimpan dalam kamar jenazah/forensik RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Menurut petugas yang berjaga di kamar jenazah, mayat bocah yang saat ditemukan sudah mulai membusuk, itu juga belum diperiksa secara menyeluruh. Oleh karena itu mayat belum dimandikan.
Seperti diberitakan sebelumnya, mayat dalam kopor seusia siswi SD yang ditemukan di Jalan Cacing, Cakung, Jakarta Timur (Jaktim), Sabtu (15/10/2011) petang, diduga adalah korban kekejaman pelaku pedofil.
"Bisa jadi dia korban pelaku pedofil (pedofilia, ketertarikan seksual orang dewasa kepada anak berusia 12 tahun ke bawah). Kekejaman yang ditinggalkan pelaku pada jenazah, luar biasa," tutur Kepala Bagian Humas Polres Metro Jaktim, Komisaris Didik, saat dikonfirmasi.
Saat ditemukan, bibir dan sekujur tubuh mayat perempuan itu sudah membengkak, pertanda mayat mulai membusuk.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang