"reshuffle" kabinet

Hari ini, Presiden Panggil Calon Menteri

Kompas.com - 17/10/2011, 09:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berencana memanggil para calon menteri Kabinet Indonesia Bersatu II di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/10/2011).

Setelah mengalami pembatalan sejak Jumat (14/10/2011) silam, Presiden terus melakukan rapat terkait rencana reshuffle atau perombakan kabinet.

"Semalam, Presiden membahasnya bersama Wakil Presiden Boediono. Pagi ini dilanjutkan rapatnya," kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha kepada Kompas.com, Senin.

Menurut Julian, para calon menteri akan memberikan jumpa pers singkat di Istana Negara pada pukul 10.00.

Hingga kemarin, perombakan kabinet menteri baru menyentuh penambahan dan pergeseran wakil menteri dan calon wakil menteri.

Sejak Kamis (13/10/2011), Presiden telah memanggil 13 calon wakil menteri. Berikut ini daftar ke-13 calon wakil menteri yang dipanggil ke Cikeas:

1. Calon Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan
2. Calon Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti
3. Calon Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim
4. Calon Wakil Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi Eko Prasodjo
5. Calon Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar (saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Perdagangan)
6. Calon Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi (saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian)
7. Calon Wakil Menteri BUMN Mahmuddin (saat ini menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN)
8. Calon Wakil Menteri Kesehatan Ali Gufron
9. Calon Wakil Menteri Luar Negeri Wardana (menggantikan Wakil Menlu Triyono Wibowo yang segera menempati pos baru)
10. Calon Wakil Menteri Pariwisata Sapta Nirwandar
11. Calon Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo
12. Calon Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar
13. Calon Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau