Dodol Rumput Laut, Oleh-oleh khas Lombok

Kompas.com - 17/10/2011, 10:54 WIB

KOMPAS.com - Dodol rumput laut adalah ikon makanan oleh-oleh dari Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Coba saja tengok setiap wisatawan yang mendarat di Jakarta dari Mataram, Pulau Lombok.

Saat mengambil bagasi barang di Bandara Soekarno-Hatta pasti harus teliti saat mengambil kardus oleh-oleh. Sebab, semua kardus oleh-oleh tampak sama-sama bertuliskan merk salah satu produk dodol rumpul laut di Pulau Lombok.

Tekstur dodol kenyal, agak liat di gigi, dan terasa asam manis di lidah. Rasanya bermacam-macam buah dan sayur. Seperti rasa sirsak, semangka, nangka, labu siam, tomat, dan lain-lain. Akan terasa kecut kalau kita mencoba rasa sirsak layaknya rasa buah sirsak. Terasa manis apabila yang dicoba rasa nangka.

Bahan bakunya memang dari tepung rumput laut yang dicampur gula dan buah-buahan yang masih segar. Makanan ini mengandung serat dan karbohidrat yang cocok untuk makanan pencuci mulut setelah makan siang.

Ada juga manisan rumput laut yang terasa seperti jelly tetapi lebih keras dengan bermacam warna seperti kuning, hijau, dan merah. Tetapi rasanya hampir sama manis dan kenyal di lidah untuk semua warna.

Beda dodol dan manisan rumput laut adalah bentuknya. Dodol hampir semuanya berbentuk kotak memanjang sebesar jempol tangan. Sedangkan manisan rumput laut  berbentuk bulat, segitiga dan daun waru.

Kemasannya bermacam-macam mulai dari keranjang bambu, toples mika, dan kotak kertas. Harga dodol dalam kotak kertas mulai Rp 10.000 sampai Rp 15.000 per dus dengan berat sekitar 200 gram.

Yang paling unik kemasan dari bahan anyaman bambu yang sudah diatur dalam kemasan beraneka rasa. Sangat cocok untuk oleh-oleh di kantor karena kemasannya unik dan harga per paket antara Rp 75.000 sampai Rp 150.000.

Oleh-oleh makanan lain dari Lombok adalah seperti ting-ting mete, telon asin yang unik ditaruh dalam keranjang bambu bundar, madu sumba, kacang mete, kerupuk kulit sapi, dan manisan buah yang sudah kering.

Oleh-oleh ini bisa dibeli di kantor Pusat Phoenix Food di Cakranegara, UD Tunas Baru di daerah Karang Bedil, UD Hemat, juga di Cakranegara. Semua toko ini berada di Kota Mataram. (Asita DK Suryanto)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau