JAKARTA, KOMPAS.com — Tim ekonomi hasil perombakan kabinet sebagaimana baru saja diumumkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi sorotan. Sejumlah jabatan diisi orang yang dinilai kurang kompeten di bidangnya. Hal ini menjadi tantangan berat dalam menghadapi krisis global yang dampaknya sudah mulai terasa.
Ekonom Institute for Development of Economics dan Finance, Didik J Rachbini, terutama menyoroti Menteri ESDM yang dijabat Jero Wacik, Menteri Kelautan dan Perikanan yang dijabat Syarif Cicip Sutardjo, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang dijabat Mari Elka Pangestu.
Mereka dinilai tidak memiliki latar belakang ideal dalam posisinya sekarang. "Persoalan energi, energi alternatif, dan subsidi yang bengkak di APBN tidak akan selesai karena Jero Wacik tidak memiliki pengalaman dan memang bukan itu bidangnya. Pariwisata di bawah Mari Elka Pangestu juga tidak akan ada terobosan berarti. Mungkin ini akan marginal mengarah ke pekerjaan ekonomi kreatif yang belum ada polanya. Demikian pula dengan Menteri Kelautan dan Perikanan yang penunjukannya sekenanya," kata Didik.
"Kalau melihat komposisi secara keseluruhan, posisi saya netral, tidak berpengharapan terlalu banyak dan tidak juga kecewa. Tidak menyatakan perombakan ini sangat penting atau tidak penting. Kita tunggu hasil kerjanya, maksimal dua tahun," kata Didik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang