Iran vs amerika serikat

Iran Bantah Tudingan Pembunuhan Dubes Saudi

Kompas.com - 19/10/2011, 11:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Luar Negeri Iran membantah keras tudingan Amerika Serikat bahwa Iran merencanakan membunuh Dubes Saudi untuk AS pada jumpa pers di Washington DC tanggal 11 Oktober. Dalam keterangan Kedubes Iran di Jakarta, Rabu (19/10/2011), disebutkan, AS mengaku menangkap Mansopur Arbabsiar yang dituding terkait rencana pembunuhan tersebut.

"Tersangka sudah hidup di AS 16 tahun terakhir, dan tidak memiliki hubungan dengan komunitas Iran. Tuduhan tanpa dasar terhadap seorang penduduk AS dan mengaitkannya dengan Iran adalah tindakan ilegal dan tidak masuk akal. Perbuatan tersebut hanya untuk mencari publikasi dan politik," kata Kedutaan Besar Iran.

Sesuai aturan hukum internasional, atas klaim terhadap pelanggaran hukum negara lain, AS seharusnya menyampaikan keterangan ke negara yang dikaitkan dengan kejahatan tersebut dan meminta kerjasama. Tindakan tersebut tidak dilakukan kepada Iran dan bertentangan dengan konvensi internasional yang berlaku.

Tudingan AS terhadap Iran dinilai sebagai tindakan yang gegabah dan mengaitkan rencana pembunuhan tersebut dengan jaringan pengedear narkotika adalah sesuatu yang mengada-ada.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau