Suami "Berkicau", Sophia Latjuba Sibuk Yoga dan Nyanyi

Kompas.com - 19/10/2011, 15:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Proses perceraian yang akan dijalani oleh Sophia Latjuba dan Michael A Villareal, dan dibeberkan oleh sang suami melalui akun Twitter miliknya, hingga saat ini agaknya tak diambil pusing oleh presenter, model, dan penyanyi Sophia Latjuba. Ibu dua anak itu justru sibuk dengan kegiatan-kegiatan keprofesiannya, termasuk menyiapkan workshop yoga di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

"Masih ada pemotretan, shooting, mempersiapkan untuk workshop yoga, dia kan instruktur yoga, rencananya memang ada acara workshop yoga," kata manajer Sophie, Ralda, ketika dihubungi via telepon genggamnya di Jakarta, Rabu (19/10/2011).

Sophie, yang bermukim di Los Angeles dan tengah berada di Jakarta, menurut Ralda, terlalu sibuk mengurus yoga. "Sampai saat ini masih dipersiapkan, biasanya dia yoga di rumah. Mudah-mudahan realisasinya bulan ini untuk workshop-nya," terang Ralda. "Tadinya kami mau ke (acara) Online Trans TV, tapi kami cancel karena Sophie ada kesibukan lain, ya itu, persiapan yoganya," lanjutnya.

Selain sibuk dengan proyek yoga, Sophie juga terlibat proyek musik dengan gitaris Dewa Budjana, yang masih erat kaitannya dengan yoga. "Ya, dia lagi rekaman sama Dewa Budjana untuk album religi. Sebenarnya itu untuk lagu yoga. Sophie cuma nyanyi dua lagu, maksudnya dua single saja. Sudah take vokal dua hari lalu. Sophie sudah selesai take vokal," kata Ralda lagi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau