Pemilukada DKI Kemungkinan Dimajukan

Kompas.com - 19/10/2011, 17:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) DKI Jakarta kemungkinan akan dimajukan ke tanggal 11 Juli 2012. Alasan yang dikemukakan pihak KPU DKI Jakarta adalah jadwal semula, 8 Agustus 2012, bertepatan dengan bulan Ramadhan atau bulan puasa.

"Banyak hal teknis yang bisa menjadi kendala kalau (Pemilukada) diadakan pada bulan puasa," terang Yuri Ardianto, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta, kepada wartawan di kantornya, Jalan Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, Rabu (19/10/2011).

Pihaknya, lanjut Yuri, sudah mengusulkan pemajuan jadwal tersebut kepada KPU Pusat. Penetapan resmi tanggal Pemilukada diperkirakan sudah bisa diperoleh pada akhir bulan ini. Ia lantas menjelaskan sejumlah masalah teknis yang bisa bermunculan jika pemilukada berlangsung pada bulan puasa.

"Pastinya masa kampanye juga di bulan puasa. Nanti bisa muncul persepsi berbeda, sedekah, beramal atau politik uang, buka bersama atau kampanye tertutup. Semuanya bisa abu-abu," tutur Yuri.

Untuk menghindari kekaburan penafsiran aturan kampanye serta adanya praktek kecurangan dan manipulasi tersebut, pihaknya telah meminta persetujuan KPU untuk memajukan jadwal Pemilukada. Selain itu, potensi minimnya partisipasi pemilih menjadi pertimbangan pihaknya untuk memajukan jadwal.

"Kemungkinan banyak pemilih sudah pulang kampung, mudik," kata Yuri menjelaskan alasan lainnya.

KPU DKI Jakarta hari ini mengadakan audiensi dengan pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur Faisal Basri - Biem Benyamin. Waktu pelaksanaan pemilukada menjadi salah satu poin pertanyaan pihak Faisal-Biem. Selain itu, Tim Faisal-Biem juga menanyakan jadwal tahapan-tahapan dalam pemilukada, jumlah penduduk dan pemilih, dan prosedur dukungan bagi calon independen/perseorangan.

Terkait jadwal tahapan lainnya, pihak KPU menjelaskan, penyerahan berkas dukungan warga dan verifikasi berkas tersebut akan berlangsung pada 8 - 12 Februari 2011. Sedangkan, waktu pendaftaran calon akan berlangsung pada 11 - 19 Maret 2011.

"Tentunya, pasangan calon tersebut adalah yang sudah diverifikasi berkas-berkas dukungannya," jelas Yuri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau