Masalah IPL Belum Kelar, PSSI Siap Gelar Divisi Utama dan Amatir

Kompas.com - 19/10/2011, 20:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum juga menyelesaikan masalah penyelenggaraan Indonesia Premier League, Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) sudah mengumumkan rencana bergulirnya kompetisi Divisi Utama pada 27 November 2011 mendatang. Berdasarkan rilis yang diterima wartawan, Rabu (19/10/2011), Divisi Utama akan diikuti oleh 47 klub dan akan dibagi menjadi 4 grup atau wilayah.

"Pendaftaran keikutsertaan klub-klub Divisi Utama akan dimulai pada 21 Oktober 2011 hingga 5 November 2011. Sosialisasi tentang segala sesuatu tentang kompetisi akan segera dilaksanakan pada klub-klub secara langsung," lanjut pernyataan PSSI dalam rilis tersebut.

Selain itu, PSSI juga sudah bersiap untuk menyelenggarakan kompetisi Amatir (Divisi 1, 2, dan 3) pada Januari 2012 mendatang. Nantinya, kompetisi amatir ini akan dikelola oleh Pengurus Provinsi PSSI. Sebab, Saleh Mukadar yang sebelumnya menjadi penanggung jawab kompetisi amatir sudah diangkat menjari Deputi Sekjen Bidang Kompetisi.

Rilis tersebut juga menyebutkan, klub-klub amatir dapat menggunakan dana dari APBD di setiap daerah. Namun, baru bisa dicairkan di bulan Februari, bahkan untuk beberapa daerah baru bisa dicairkan pada bulan April setiap tahunnya.

"Oleh karenanya, PSSI mengambil kebijaksanaan untuk memberikan dana talangan kepada peserta kompetisi Amatir, yang jumlahnya akan ditetapkan kemudian. Peserta kompetisi amatir sendiri adalah Divisi I U-23, Divisi II U-21 dan Divisi III U-19," seperti tertulis dalam rilis tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau