Janji menteri baru

Dahlan Akan Beri Keleluasaan BUMN

Kompas.com - 20/10/2011, 07:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri BUMN yang baru, Dahlan Iskan, berjanji bakal memberikan keleluasaan terhadap perusahaan pelat merah untuk melakukan aksi korporasi. Hal itu yang menjadi prioritas langkah yang akan dibangun untuk mengembangkan perusahaan pelat merah kian maju.

"Akan berikan keleluasaan lebih besar untuk lakukan aksi-aksi korporasi, itu mendasar sekali bagi perusahaan BUMN," katanya seusai pelantikan di Kompleks Istana, Rabu (19/10/2011).

Keleluasaan di sini artinya BUMN akan dituntut bekerja lebih keras dan lebih bertanggung jawab ketimbang membuat laporan, surat-menyurat, dan rapat. "Nanti rapat pun kita akan tentukan yang ter-manage dengan baik," katanya.

Dahlan berjanji akan mengurangi kuantitas rapat mencapai 50 persen dari biasanya. Menurut dia, padatnya jadwal rapat justru mengganggu kinerja perusahaan pelat merah. "Kita akan sepakati rapat mingguan di masing-masing BUMN harus ditentukan pada hari apa. Misal Selasa pukul 07.00 WIB sampai 10.00 WIB. Itu semua perusahaan wajib rapat," katanya.

Dahlan optimistis tidak terlalu kerepotan memimpin jabatan barunya selaku orang nomor satu di Kementerian BUMN. Pengalaman selaku Dirut PLN menjadi bekal berharga dalam memimpin.

"Saya belajar di BUMN makanya saya akan dorong BUMN berani lakukan aksi korporasi, Kementerian BUMN tidak akan jadikan mereka instansi di bawah BUMN, tapi korporasi di bawah BUMN," jelasnya. (Yudho Winarto/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau